Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Doa Sebagai Nafas Kehidupan Beriman
Doa Sebagai Nafas Kehidupan Beriman, bacaan ayat 1 Tesalonika 5:17 (TB) Tetaplah berdoa.
Doa Sebagai Nafas Kehidupan Beriman
Bacaan ayat: 1 Tesalonika 5:17 (TB) Tetaplah berdoa.
Okeh Pdt Feri Nugroho
'Doa lagi! Ach, membosankan...! Mengapa harus mengawali segala sesuatu dengan doa sich? Tadi baru saja berdoa, sekarang lagi, nanti juga lagi?
Memangnya Tuhan pelupa sehingga harus selalu diingatkan melalui doa? Kayak tidak percaya saja! Bukankah kalimat doanya juga sekitaran itu-itu saja!?
Tuhan sudah tahu yang kita butuhkan, bukan? Bukankah cukup berdoa sekali dan semua akan berjalan apa adanya?'
Mungkin ini kalimat defensif yang muncul dalam hati ketika seseorang merasa terhakimi ketika ditanyakan kepadanya, 'Apakah sudah berdoa hari ini?'.
Persoalan yang mendasarinya, sebenarnya bukan tentang yang bertanya atau ditanya. Persoalan pentingnya justru terkait erat tentang bagaimana doa itu dipahami.
Jika doa dipahami sebagai ritual yang wajib dilakukan, wajar jika ada kewajiban untuk saling mengingatkan; jika perlu dengan paksaan dan intimidasi.
Atau doa sebagai mantra, maka wajar jika perlu diulang, bahkan dengan bahasa, kalimat dan intonasi yang tidak boleh berbeda setiap waktunya
Atau doa sebagai pelarian kepada Tuhan, agar Dia peduli dengan cara mengabulkan apapun yang diminta dalam doa.
Tiba-tiba kita mendapati doa dipahami seperti sebuah bengkel: akan didatangi ketika terjadi kerusakan, atau wajib dikunjungi ketika harus servis rutin. Jika semua baik-baik saja, doa menjadi tidak penting.
Atau doa menjadi tempat untuk demo kepada Tuhan, agar Dia mengabulkan yang dituntut. Semakin banyak yang demo maka dianggap semakin efektif sebuah tuntutan akan dipenuhi.
Alkitab penuh dengan cerita tentang para orang percaya berdoa. Beberapa secara mandiri dalam kesendirian, beberapa yang lain dalam sebuah kelompok.
Penduduk Niniwe berdoa secara masal, beramai-ramai mohon pengampunan dan Tuhan mengabulkan permohonan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/23052021-renungan1.jpg)