28.407 Jiwa Warga Bungo Terdampak Banjir, Tobroni: Alhamdulillah Sudah Normal

Banjir yang terjadi di Bungo awal tahun 2022 lalu merupakan banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Banjir di Bungo. 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Banjir yang terjadi di Bungo awal tahun 2022 lalu merupakan banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Sebanyak 28.407 orang terdampak akibat banjir yang menggenangi hampir semua kecamatan di Kabupaten Bungo.

Kepala BPBD Kabupaten Bungo Tobroni menyebut, banjir tersebut menggenangi pemukiman warga sekitar lima hari, diawali dengan tanggal 1 Januari 2022 dan surut pada 5 Januari 2022.

"Alhamdulillah sudah normal kembali," kata Tobroni, Minggu (9/1).

Dalam banjir yang terjadi lalu, banyak sekali aktivitas warga yang lumpuh. Bahkan banyak ladang, sawah dan sumber mata pencaharian warga hilang akibatnya.

Namun demikian, data kerugian akibat banjir belum bisa dipublikasikan.

Baca juga: Ratusan Rumah di Namura Indah Muarojambi Terendam Banjir, Warga Minta Pemerintah Cari Solusi

Baca juga: Air Sungai Meluap, Rumah Warga di Paal 7 Kota Jambi Terendam Banjir

Baca juga: Alasan Jambi Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Bungo Dilanda Banjir Besar

Tobroni menyebut, banjir beberapa waktu lalu tersebar di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Bungo. Kecamatan tersebut diantaranya pasar Muara Bungo, Bathin III, Bungo Dani, Muko-muko Bathin VII, Rantau pandan, Palepat, Palepat Ilir, Bathin II Babeko, Tanah Tumbuh, Tanah Sepenggal, Jujuhan dan Jujuhan Ilir.

"Rumah dan KK sebanyak 6.822. sementara untuk jumlah jiwanya sebanyak 28.407 jiwa," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved