Breaking News:

Berita Bungo

Warga Kampung Lebuh Bungo Berharap Pemerintah Cepat Perbaiki Jalan Mereka

Warga Kampung Lebuh, Dusun Telentam Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo berhadap ada perbaikan jalan di daerah mereka

Penulis: Sopianto | Editor: Rahimin
tribunjambi/sopianto
Kerusakan jalan di Kampung Lebuh, Dusun Telentam Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Beberapa titik jalan menuju Kampung Lebuh, Dusun Telentam Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo mengalami kerusakan.

Kerusakan jalan itu sangat dikeluhkan warga setempat. 

Di Kampung Lebih sendiri terdapat lebih dari 90 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 250 orang.

Selain sulitnya bagi anak pergi ke sekolah, aktivitas warga pun sangat terganggu akibat rusaknya jalan tersebut. 

Tokoh masyarakat Dusun Telentam, Gusman Pawaili berharap Pemkab Bungo ataupun Pemerintahan Dusun Telentam cepat tanggap terkait kerusakan beberapa titik jalan menuju Kampung Lebuh tersebut. 

"Ini akses satu-satunya warga yang dari Kampung Lebuh, makanya kami sangat berharap ada langkah cepat dari Pemda Bungo ataupun Pemdus Telentam untuk melakukan perbaikan terhadap jalan ini," katany, Selasa (4/1/2021) kemarin.

Menurutnya, jika pemkab ataupun pemdus belum bisa melakukan perbaikan dalam waktu dekat. ia berencana mencai dermawan yang bersedia memperabaikinya. 

"Kalau dari sisi kuantitas memang tidak banyak yang rusak. Tapi titik yang rusak itu kondisinya sangat parah. Kalau ada hujan sedikit saja jalan tidak bisa dilewati mobil. Makanya kita berharap ada tanggap cepat dari pihak terkait," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kampung Lebuh Usman mengungkapkan, kondisi jalan hancur di beberapa titik itu telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. 

Bahkan, 2019 lalu sudah pernah diukur untuk dilakukan pengaspalan. Hanya saja sampai kini belum terealisasi. 

Menurut Usman, rencana dibangun sudah ada sejak 2019. Di mana pihak Dinas PU bersama anggota dewan perwakilan dapilnya sudah turun untuk mengukur jalan.

"Tolonglah pak perhatikan jalan kami ini pak. Kampung kami ini selalu tertinggal dalam hal pembangunan apopun. Selalu yang terakhir dapat pembangunan. Inilah yang warga kami rasokan bertahun-tahun," ujarnya. 

Saat ini ada empat titik kondisi jalan yang rusak parah. Bahkan di dua titik hampir tidak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat. 

"Paling kasian tu kadang anak-anak pergi sekolah, tau-taunyo balik ke rumah nangis, kerno dijalan terjatuh ke jalan berlumpur. Di kampung ini dak ado sekolah. Jadi harus keluar dari kampung dengan jalan sepanjang 2,7 Km," ujarnya.

Baca juga: Jalan Rusak Parah, Warga Nalotantan Merangin Kesulitan Bawa Hasil Pertanian

Baca juga: Prihatin Jalan di Rimbo Ilir Tebo Rusak, Komunitas Mancing Perbaiki Jalan Rusak

Baca juga: Jalan Rusak di Desa Tuo Ilir Tebo Hambat Perekonomian Warga

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved