Breaking News:

Berita Jambi

Profil Febrie Adriansyah, Alumnus Unja yang akan Dilantik Sebagai Jampidsus

Berita Jambi-Kejaksaan Agung melakukan perombakan pejabatnya. Dari beberapa nama, ada sosok yang punya ikatan erat dengan Jambi

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Profil Febrie Adriansyah, Alumnus Unja yang akan Dilantik Sebagai Jampidus 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kejaksaan Agung melakukan perombakan pejabatnya. Dari beberapa nama, ada sosok yang punya ikatan erat dengan Jambi, yaitu Febrie Adriansyah.

Siapa sosok Febrie Adriansyah dan bagaimana keterkaitannya dengan Jambi? Berikut Tribun sarikan dari buku 65 Tokoh Perspektif Pemikiran Membangun Jambi yang baru diterbitkan dan diinisiasi oleh Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Nasional.

Untuk diketahui, saat ini Febrie Adriansyah merupakan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Oleh Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin (yang pernah menjadi Kajari di Jambi) Febrie Adriansyah akan diangkat menjadi Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Febrie Adriansyah baru lima bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta persisnya sejak 29 Juli 2021, sebelum menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Febrie Adriansyah menjabat sebagai Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejagung.

Febrie sesungguhnya lahir di Jakarta. Tapi ia besar di Jambi. Sekolahnya sedari SD hingga menamatkan kuliah Strata Satu ia jalani di Jambi. Mengutip kisahnya di buku 65 Tokoh Perspektif Pemikiran Membangun Jambi, Febrie kecil dan remaja selalu dalam barisan ranking lima besar. Hanya di SMA, nilainya sempat jeblok. “Waktu itu saya lebih sering nongkrong,” ujarnya sebagaimana dikisahkan di buku tersebut.

Ternyata Febrie Adriansyah berhasil masuk Fakultas Hukum Unja sebagai siswa undangan. S-1 ia selesaikan hanya dalam waktu empat tahun. Ada kisah unik, ternyata ia memiliki kebiasaan mencatat hal penting yang disampaikan dosen ketika pada potongan kertas kecil. Kertas itu dimasukkannya ke saku belakang celananya. Di dalam bus Unja (KPN), dia membuka catatan itu untuk menghafalnya.

Debut Febri Adriansyah sebagai jaksa dimulai di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci pada tahun 1996 hingga. Jabatan terakhirnya di Kejati Sungai Penuh adalah sebagai Kasi Intelijen. Febrie kemudian berpindah-pindah tugas. Ia pernah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Aspidsus Kejati Jawa Timur, Wakajati Yogyakarta, Wakajati DKI Jakarta, dan Kajati NTT.

Pada Juli 2021, dia dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta.

Dalam buku 65 Tokoh disebutkan, saat menjadi Direktur Penyidikan (Dirdik) Kejaksaan Agung, dia banyak membongkar kasus besar. Febrie termasuk yang menyeret Jaksa Pinangki Sirna Malasari pada kasus Djoko Soegiarto Tjandra. Dia juga yang mengungkap kasus dugaan korupsi Jiwasraya dan Asabri senilai triliunan rupiah. (wan)

Baca juga: Kain Jerumat Jambi Go Internasional, akan Tampil di Pagelaran New York Fashion Week

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved