Tips Kesehatan

Efek Negatif Darah Tinggi pada Otak dan Ginjal, Menyebabkan Stroke dan Demensia

Berbagai efek negatif tekanan darah tinggi pada otak yang harus kita waspadai antara lain kecacatan, kualitas hidup yang buruk, atau bahkan serangan.

Editor: Nurlailis
Bahaya darah tinggi untuk otak dan ginjal 

TRIBUNJAMBI.COM - Tekanan darah tinggi memiliki dampak yang berbahaya untuk tubuh.

Berbagai efek negatif tekanan darah tinggi pada otak yang harus kita waspadai antara lain kecacatan, kualitas hidup yang buruk, atau bahkan serangan jantung atau stroke yang fatal.

Serangan iskemik transien juga bisa disebut ministroke.

Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan sementara pada suplai darah ke otak.

Serangan stroke iskemik bisa menjadi awal dari stroke yang parah.

Baca juga: Manfaat Bawang Putih untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

1. Stroke

Stroke terjadi ketika bagian dari otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Hal ini bisa menyebabkan sel-sel otak mati.

Pembuluh darah yang rusak akibat tekanan darah tinggi bisa menyempit, pecah atau bocor.

Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan gumpalan darah terbentuk di arteri yang menuju ke otak Anda, menghalangi aliran darah dan berpotensi menyebabkan stroke.

2. Demensia

Arteri yang menyempit atau tersumbat dapat membatasi aliran darah ke otak, yang menyebabkan jenis demensia tertentu (demensia vaskular).

Stroke yang mengganggu aliran darah ke otak juga dapat menyebabkan demensia vaskular.

  • Dampak tekanan darah tinggi pada ginjal
  • Ginjal berfungsi menyaring kelebihan cairan dan limbah dari darah. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di dan mengarah ke ginjal.

Baca juga: Alasan Minum Sambil Berdiri Tidak Sehat, Mempengaruhi Cara Fungsi Ginjal

Berikut berbagai dampak negatif tekanan darah tinggi pada ginjal:

1. Glomerulosklerosis

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved