Breaking News:

Berita Tanjabtim

BPBD Tanjabtim Catat 183 Rumah Hangus Terbakar Sepanjang Tahun 2021

BPBD Tanjabtim mencatat pada tahun 2021 ini ada sebanyak 183 rumah yang terbakar dari 11 kejadian.

tribunjambi/abdullah usman
Lokasi kebakaran di Desa Mendahara Tengah. Pengungsi Korban Kebakaran di Desa Mendahara Tengah Membutuhkan Air Bersih 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - BPBD Tanjabtim mencatat pada tahun 2021 ini ada sebanyak 183 rumah yang terbakar dari 11 kejadian.

"Dari belasan kejadian itu, hampir 90 persen penyebabnya akibat korsleting listrik, " ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tanjabtim, Indra S Gunawan, Rabu (29/12/2021).

Lanjutnya, hal itu diketahui setelah pihaknya mempelajari dan melakukan investigasi di semua lokasi kejadian kebakaran, dan memang korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran.

"Kebakaran pemukiman di Tanjabtim sendiri memang setiap tahun terus terjadi berulang-ulang, dan penyebabnya semuanya hampir sama," katanya.

Berkaca dari itu, BPBD Kabupaten Tanjabtim kedepannya akan bekerjasama dengan pihak PLN, bahwasanya ada masyarakat yang nakal dan berani untuk menambah arus listrik sendiri.

Selain itu juga, mengimbau masyarakat untuk memeriksa kabel-kabel rumahnya yang sudah usang, agar dapat diganti dan tidak menimbulkan korsleting listrik.

"Kita coba nanti kerjasama dengan PLN. Itu salah satu upaya kita agar tidak ada lagi terjadi kebakaran akibat korsleting listrik," ungkapnya.

Untuk itu, Dirinya sangat berharap dan selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap api.

Kepada ibu-ibu agar jangan lupa mematikan kompor setelah selesai masak, dan kepada bapak-bapak agar selalu memeriksa kabel-kabel yang tidak layak lagi digunakan.
Karena api adalah teman jika kecil dan bisa juga menjadi musuh jika besar.

Untuk diketahui, dari 183 rumah yang menjadi amukan si jago merah di Kabupaten Tanjabtim, 148 rumah diantaranya rusak berat, 10 rumah rusak sedang dan 25 rumah rusak ringan.

Kemudian jumlah jiwa yang terdampak ada sebanyak 659 jiwa.

Baca juga: Pandemi Berdampak Penurunan Insiden Kebakaran di Kota Jambi, Feri: Warga Banyak Diam Rumah

Baca juga: Sudah 20 Kasus Kebakaran Terjadi di Merangin Selama 2021, Didominasi Korsleting Listrik

Baca juga: Kebakaran di Tebo, Tiga Ruko dan Satu Sepeda Motor di Pasar Rimbo Sari Terbakar

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved