Home and Garden

Cara Menggunakan Micin untuk Pupuk Tanaman, Kocorkan Larutan Micin pada Perakaran Tanaman

Untuk menyuburkan tanaman dengan micin adalah dengan cara melarutkannya dengan air. Anda bisa mencoba sekitar 1-2 gram untuk 1 gelas atau 300 cc air.

Editor: Nurlailis
SHUTTERSTOCK/TIPPYTORTUE
Manfaat micin untuk menyuburkan tanaman 

TRIBUNJAMBI.COM - Micin memiliki sifat sangat mudah larut dalam air.

Untuk menyuburkan tanaman dengan micin adalah dengan cara melarutkannya dengan air.

Anda bisa mencoba sekitar 1-2 gram untuk 1 gelas atau 300 cc air. Jadi, sekitar 5-6 gram micin per liter.

Setelah tercampur, larutan micin dikocorkan pada perakaran tanaman dengan dosis 50 sampai 100 cc per tanaman. Namun, sesuaikan dengan ukuran dan usia tanaman.

Interval pengocoran adalah 7 hari sekali dan sebaiknya tidak dilakukan bersama pupuk kimia lain agar Anda bisa melihat hasilnya.

Larutan micin juga bisa disemprotkan dengan konsentrasi 1 gram per 300 cc, lalu disemprotkan ke daun sekitar 5 hari sekali. Daun akan nampak lebih hijau terang dan lebar.

Setelah tanaman tampak subur, maka penggunaan pupuk micin bisa dihentikan dan diberi pupuk kompos saja. Ini berlaku khusus untuk tanaman hias.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Senin (27/12/2021), micin memang bisa dipakai untuk menyuburkan tanaman.

Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan micin juga dapat bertindak sebagai penyubur tanaman?

Berikut penjelasan mengenai manfaat micin untuk tanaman dan cara menggunakannya.

Baca juga: Cara Mengaplikasikan Pupuk Micin untuk Anakan Aglonema, Siram Ke Media Tanam

Kenapa micin bisa menyuburkan tanaman?

Agar dapat tumbuh dengan subur, tanaman membutuhkan berbagai macam unsur hara, mulai dari unsur hara makro (N,P,K Mg, S) dan unsur hara mikro seperti Ca, B, Fe,Zn, Cl, Cu, Molybdenum, dan sebagainya.

Salah satu unsur hara makro yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman adalah unsur Kalium (K).

Kalium memiliki manfaat untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhaap peyakit, mengatur pembukaan dan penutupan stomata, meningkatkan fotosintesis dan metabolisme tanaman.

Hal ini akan berpengaruh pada kesehatan tanaman secara langsung. Menurut penelitian, unsur natrium ternyata memiliki fungsi sebagai alternatif Kalium bagi tanaman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved