Breaking News:

Berita Tanjabbar

Efek Pandemi Covid-19, Program CSR dari 59 Perusahaan di Tanjabbar Menurun

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya di Kabupaten Tanjabbar berimbas pada penyaluran program CSR dari 59 perusahaan.

Tribunjambi/Danang Noprianto
Kepala Bappeda Tanjabbar, Firdaus Khattab 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya di Kabupaten Tanjabbar berimbas pada penyaluran program CSR (Corporate Social Responsibility) dari 59 perusahaan.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Tanjabbar, Firdaus Khattab yang mengatakan selama ini perusahaan-perusahaan yang ada di Tanjabbar ini berkomitmen membantu melalui program kesejahteraan masyarakat, namun semenjak adanya pandemi beberapa perusahaan terkena imbas yang menyebabkan terhambatnya program CSR.

"Sejak tahun 2020, sejak kita terimbas covid 19 sebagian besar Perusahaan-perusahaan ini melambatkan program-program ini (CSR) karena serangan Covid-19 ini dengan berbagai macam alasan, baik dari produksi, baik dari program pencegahan Penularan covid-19 ini kepada pekerja dan lain lain sehingga terimbas menghambat nya program CSR," jelasnya, Kamis (9/12/2021).

Terhambatnya program CSR ini dikatakan Firdaus karena mungkin dari sisi produksi perusahaan yang turun sehingga mereka juga menurunkan nilai bantuan CSR.

Selain itu Firdaus mengatakan komunikasi perusahaan dengan Pemkab yang biasanya pertemuan-pertemuan dilakukan secara terjadwal, kini hanya bisa dilakukan melalui daring sehingga tidak maksimal.

"Ini juga menjadi penghambat kami di sekretariat CSR, komunikasi juga terhambat sejak pembatasan ini, sehingga kami kesulitan menghubungi mereka (perusahaan), kalau kita undang juga banyak yang tidak hadir, dan kalau hadir juga hanya sekedar menghadiri, jadi tidak memberikan kontribusi yang maksimal," tegasnya.

"Program CSR ini jika dibandingan dengan tahun-tahun lalu menurun," tambahnya.

Meski demikian Firdaus memastikan pada tahun 2022 mendatang, diharapkan penyaluran dana CSR di 59 perusahaan ini kembali normal

Sebab dengan bantuan dana CSR yang disalurkan perusahaan setidaknya dapat meringankan beban pemerintah serta mewujudkan pembangunan di suatu desa yang masuk dalam ring 1 lingkungan perusahaan.

Baca juga: BPBD Tanjabbar Imbau Nelayan dan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Baca juga: Fokus Tanjabbar 2022 Bikin Sekolah Baru dan Rehab Berat Sekolah Kurang Layak

Baca juga: Sekda Tanjabbar Hadiri Upacara Penutupan Perkemahan Wirakarya Nasional 2021 di Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved