Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Persahabatan Sebagai Tempat Untuk Saling Mengasihi

Persahabatan Sebagai Tempat Untuk Saling Mengasihi Bacaan ayat: Amsal 17:17 (TB) Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Instagram
Ilustrasi sahabat baik 

Persahabatan Sebagai Tempat Untuk Saling Mengasihi

Bacaan ayat: Amsal 17:17 (TB) Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Mungkin hanya orang muda yang paham tentang makna persahabatan. Ditengah proses untuk mencari identitas diri, orang muda memerlukan seseorang yang bisa seperasaan dengannya.

Mereka butuh patner untuk sekedar berbagi cerita dan saling mendengarkan.

Kadang terkesan berlebihan ketika kawula muda justru lebih sering bersama teman sebaya dari pada dengan orang tuanya.

Mereka merasa nyaman jika bersama dengan orang lain yang mempunyai pengalaman yang sama; paling tidak merasa aman karena faktor usia yang sebaya.

Ini menjadi catatan khusus bagi orang dewasa agar membangun keahlian mendampingi kawula muda dengan bertindak sebagai patner; bukan sebagai hakim yang hanya berorientasi pada benar atau salah dan mengabaikan rasa yang sedang bergejolak.

Relasi itulah yang lebih familiar dengan nama persahabatan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Perbuatan Allah yang Ajaib

Sahabat menjadi sebutan paling umum bagi seseorang yang dinilai istimewa. Persahabatan menjadi wadah yang baik bagi kawula muda untuk mengembangkan empati.

Dalam persahabatan memerlukan sikap saling percaya, berkomitmen dengan baik, membangun komunikasi yang memungkinkan muncul sikap saling memahami.

Bukankah ini kerinduan setiap orang? Bukan hanya kawula muda yang dapat memanfaatkan persahabatan sebagai tempat untuk saling mengasihi; para orang dewasa dan orang tua pun dapat memanfaatkan persahabatan secara kreatif untuk membangun kehidupan.

Tentunya dengan variasi dan dinamika yang berbeda-beda.

Penulis Amsal menemukan hal menarik dan mendasari sebuah persahabatan. Persahabatan didasarkan pada kasih. Mereka yang bersahabat dipastikan akan saling mengasihi.

Tanpa kasih, persahabatan akan musnah, atau andaipun ada persahabatan yang terjadi hanya pertimbangan ekonomi semata.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved