Rapat Koordinasi, Ini yang Jadi Perhatian Pakem Sarolangung Jelang Natal dan Tahun Baru
PAKEM Kabupaten Sarolangun melakukan kegiatan rapat koordinasi bersama stake holder terkait, Jum'at (26/11/2021).
Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tim koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Sarolangun melakukan kegiatan rapat koordinasi bersama stake holder terkait, Jum'at (26/11/2021).
Kepala Kantor Kesbangpol Sarolangun Hudri mengatakan, rakor Tim Pakem yang dilaksanakan merupakan sebagai upaya antisipasi bersama untuk menjaga kondusifitas tercipta dengan aman, dan juga pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan.
"Sampai hari ini di Sarolangun yang cukup heterogen ini, situasi masih kondusif. Dan memang beberapa hal yang muncul, seperti penganut aliran Ahmadiyah dan Alhamdulillah saat ini kondusif, ini tentu berkat kerja sama yang baik antara tim pakem Sarolangun bersama pemerintah kecamatan dan des serta masyarakat," katanya.
Disamping itu, tim pakem Sarolangun lanjutnya juga menyikapi pendirian rumah ibadah di Sarolangun. Yang rencananya akan dilakukan penertiban rumah ibadah yang tidak memiliki izin pendirian rumah ibadah.
"Ada beberapa rencana pendirian rumah ibadah terkendala karena beberapa persyaratan tidak terpenuhi sesuai dengan SKB tiga mentri. Kedepan tentu kita akan pertimbangkan legitimasi, yuridisnya dan juga syarat-syarat yang sudah diamanahkan oleh SKB tiga mentri," katanya.
Baca juga: Pakem Sarolangun Gelar Rapat Kordinasi Jelang Natal dan Tahun Baru
Hudri juga menambahkan pengawasan terhadap aliran kepercayaan ini tentu diharapkan agar tidak ada terjadi konflik di tengah masyarakat, sehingga situasi Kamtibmas bisa berjalan dengan aman serta timbulnya hubungan sosial di tengah masyarakat yang harmonis atau Hablum Minannas.
"Inilah upaya sebagai antisipasi dan mendeteksi aliran kepercayaan masyarakat sehingga tidak muncul suatu paham di tengah masyarakat yang berpotensi untuk menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Saat ini ada dua fokus kita yakni Jemaat Ahmadiyah dan LDII yang tentunya kita akan lakukan monitoring dan pendampingan," katanya.
Ia berharap kedepan situasi ini tetap tercipta dengan baik dan tim pakem Sarolangun terus melakukan upaya dan langkah untuk mendinamisasi kondisi yang ada saat sekarang ini.
Baca juga: Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Polres Sarolangun Gelar Apel Siaga