Breaking News:

Berita Tanjabtim

Jelang Natal dan Tahun Baru Pemkab Tanjabtim Terus Pantau Harga dan Gelar Operasi Pasar

Berita Tanjabtim-Satgas Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), terus melakukan pemantauan menjelang Natal dan tahun baru. Jumat (26/11/21)

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ADE SETYAWATI
Ilustrasi. Kegiatan perdagangan di pasar 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sempat terjadi lonjakan harga beberapa bahan pokok di pasaran, Satgas Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), terus melakukan pemantauan menjelang Natal dan tahun baru. Jumat (26/11/21).

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Tanjabtim, Awalludin mengatakan, bahwa hingga saat ini untuk tren harga masih tergolong normal.

Namun apapun itu, jika nanti terjadi hal yang dianggap memberatkan masyarakat, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan tim Satgas Provinsi Jambi.

"Kami akan memantau terus terkait harga kebutuhan di pasaran. Ini juga untuk antisipasi kita menjelang hari Natal dan tahun baru," katanya.

Menurutnya, melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik antara dengan pihak terkait yang ada di daerah lainnya sangat dibutuhkan, supaya dapat meminimalisir harga jual di pasaran agar tidak terlalu tinggi.

"Misalnya, di salah satu kabupaten di Provinsi Jambi ini ada kekurangan kebutuhan bahan pokok, tetapi di kabupaten lain hasil pertanian bahan pokoknya melimpah, jadi antara kabupaten itu bisa kerjasama untuk menyuplai ke kabupaten yang membutuhkan," jelasnya.

Awalludin menerangkan, sebelumnya dan sampai saat ini dalam rangka untuk mengantisipasi lonjakan harga, Pemkab Tanjabtim masih melakukan atau menggelar Operasi Pasar di beberapa kecamatan yang bekerjasama dengan pihak Bulog.

"Operasi Pasar itu kami lakukan untuk menindak lanjuti melonjaknya harga minyak goreng di pasaran yang mencapai harga 18 hingga 20 ribu rupiah per kilonya yang terjadi beberapa waktu lalu," terangnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan menjelang Natal dan tahun baru nanti, saat ini sebenarnya di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi juga sudah ada subsidi transportasi.

"Subsidi transportasi itu untuk penanganan kenaikan harga, misalnya harga cabai di suatu daerah yang membutuhkan. Jadi jika di suatu daerah stok cabainya banyak, bisa dikirim ke daerah lain yang membutuhkan dengan bantuan subsidi transportasi itu," pungkasnya. (usn)

Baca juga: Kerjasama Jalur Ekspor Kelapa Tanjabtim-Tanjabbar-Inhil Menjadi Peran Penting Pengendalian Pasar

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved