Breaking News:

Berita Tanjabtim

Pagi-pagi KPK Sambangi Kantor Bupati Tanjabtim, Lakukan Monev Pemda

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah I, Kamis (25/11/2021) pagi mendatangi Kantor Bupati Tanjabtim melakukan Monev Monitoring Centre for Prevent

Tribunjambi/Abdullah Usman
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah I, Kamis (25/11/2021) pagi mendatangi Kantor Bupati Tanjabtim melakukan Monev 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah I, Kamis (25/11/2021) pagi mendatangi Kantor Bupati Tanjabtim melakukan Monev Monitoring Centre for Prevention (MCP) Pemkab.

MCP sendiri, merupakan tolak ukur bagi KPK dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan tujuan mendorong perbaikan sistem dan regulasi serta yang terpenting adalah implementasi sistem pengelolaan yang lebih transparan.

Disamping itu MCP merupakan salah satu laman yang dapat memberikan informasi capaian kinerja program Korsupgah yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Bupati Tanjabtim, Romi Hariyanto mengatakan, ada beberapa maaf yang dapat diambil dari kegiatan hari ini. Di antaranya terkait peningkatan MCP Kabupaten nantinya, juga ada beberapa keluhan yang kita sampaikan tadi.

"Alhamdulillah keluhan yang kita sampaikan tadi, juga langsung direspon baik oleh pihak KPK. Salah satunya terkait kewajiban dan tanggung jawab pihak ke Tiga yang memiliki kewajiban kepada pemerintah daerah yang harus mereka penuhi," ujarnya.

Lanjutnya, kami menyadari bahwa nilai MCP Kabupaten saat ini belum mencapai target, jika pun itu belum mencapai target itu merupakan kesalahan kami bersama yang akan segera diperbaiki.

"Kami yakin MCP kita akan mencapai target, jika tidak mencapai target nanti inspektorat akan kita nonjobkan," guyon Bupati saat sambutan.

Dalam kegiatan ini, akan dijadikan motivasi pemerintah Daerah, tentunya dengan adanya monitoring dan masukan ini akan menjadi bekal bagi Pemerintah Daerah dalam hal hal penting. Terutama dalam hal mengambil langkah dan menentukan kebijakan.

Sementara itu, Satgas KPK bidang Pencegahan Korsup Pic Wilayah I, Azril Zah dalam sambutannya menuturkan, pada hari ini pihaknya menggelar rapat koordinasi pemberantasan korupsi, lebih tepatnya dalam hal pencegahan dan antisipasi.

Dalam sambutannya pula dikatakan, melakukan ott bukan target utama bagi lembaga KPK, karena kejahatan Tipikor itu ada niat dan juga ada kesempatan. Maka dari itu, peran kita memberikan edukasi dan pemahaman agar hal tersebut jangan smpai terjadi.

"Mudah mudahan KPK yang datang kesini kali ini bagian pencegahan bukan penindakan, karena kalo penindakan itu sudah lain," ujarnya di sela-sela penyampaian.

Sebelum datang ke pemda pihaknya juga sudah terlebih dahulu mendatangi beberapa Kabupaten Tetangga, dan juga pihak DPRD, memberikan penjelasan dan mewanti wanti dalam pengesahan RAPBD termasuk juga gratifikasi yang sarat akan korupsi.

"Peran kita disini sebagai pendampingan mencari solusi perbaikan, bukan mencari kesalahan perlu digaris bawahi bersama, " pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, KPK banyak menjelaskan dan memaparkan Terkait jenis dan macam macam korupsi, juga penyebab kenapa orang korupsi. sesuai amanat U KPK no 19 tahun 2019 uu terbaru KPK.

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Tahanan Apif Firmansyah Hingga 40 Hari

Baca juga: KPK Gelar Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Kabupaten Tanjabbar

Baca juga: KPK Sarankan Cara Tingkatkan PAD Sarolangun, Pemda Diminta Tindak Lanjuti

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved