Breaking News:

Berita Merangin

Defisit Anggaran, Tahun 2022 Pemkab Merangin Kurangi Anggaran Tenaga Honorer

Akibat defisit anggaran membuat Pemerintah Kabupaten Merangin berencana mengurangi anggaran untuk tenaga honorer pada tahun 2022 mendatang sekitar 30

Darwin Sijabat
ASN di Pemkab Merangin 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Akibat defisit anggaran membuat Pemerintah Kabupaten Merangin berencana mengurangi anggaran untuk tenaga honorer pada tahun 2022 mendatang sekitar 30 persen.

Pengurangan dana tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Merangin (Sekda) Merangin, Fajarman mengembalikan ke Dinas terkait untuk menurunkan jumlah upah atau mengurangi tenaga honorer.

"Tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan kita pangkas itu nanti disesuaikan dengan kondisi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bersangkutan," ujarnya belum lama ini.

Langkah itu diambil menyusul terjadinya defisit anggaran yang kembali terjadi pada tahun anggaran 2022 mendatang.

Fajarman menjelaskan bahwa salah satu pos anggaran pada organisasi perangkat daerah yang bisa dikurangi adalah pengurangan tenaga honorer yang telah memakan gaji besar.

Dengan adanya perampingan tenaga honorer ini diharapkan struktur pegawai non ASN menjadi lebih efisien dan honor mereka pun bisa disesuaikan menjadi lebih layak.

Diketahui jumlah anggaran yang habis terserap untuk membayar gaji honorer mencapai sekitar 50 miliar rupiah dalam satu tahunnya.

"Kalau keuangan lebih kurang Rp 50 miliar untuk biaya non ASN per tahunnya. Ini yang akan kita kurangi secara bertahap. Tahun 2024 itu harus 30 persen biaya pegawai kita," ujarnya.

Maka anggaran pada tahun 2022 mendatang dikurangi sekitar 35 persen. Namun pengurangan itu dapat diperkenalkan sesuai dengan kondisi keuangan terbaru.

"Pertama kita prediksi akan kita pangkas 35 persen, namun kondisi terakhir kita lihat mudah mudahan tidak sampai ke angka tersebut," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, beban anggaran pada APBD tahun 2022 mendatang yakni Pemkab Merangin membayarkan hutang ke PT SMI sekitar Rp 80 miliar.

Baca juga: Tahun 2022 Anggaran Honorer di Merangin Dipangkas 35 Persen, Ini Alasannya

Baca juga: Pemkab Sarolangun Pastikan Gaji Honorer Dibayarkan, Namun TPP Ditunda

Baca juga: Tangis Susanti Pecah, Guru Honorer di Tebo Terharu Rumahnya Dibangun TNI

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved