Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Terduga Teroris Ditangkap

3 Terduga Teroris Ditangkap, MUI Buka Suara Soal Anggota Terlibat Singgung Nama Jokowi

Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris. 3 terduga teroris ditangkap Densus 88

Editor: Rahimin
Instagram @faridokbah_official/muhammadiyahcileungsi.org/nurulhudakaffah.com
Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad. Ketiganya diamankan Densus 88, Selasa (16/11/2021). 3 Terduga Teroris Ditangkap, MUI Buka Suara Soal Anggota Terlibat Singgung Nama Jokowi 

TRIBUNJAMBI.COM - Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris.

Tim Densus 88 Antiteror menangkap Ustaz Farid Okbah, Ustaz Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad pada Selasa (16/11/2021).

Ketiga terduga teroris itu ditangkap secara terpisah.

Satu dari tiga terduga teroris yakni Ustaz Zain An-Najah adalah anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MUI memberi tanggapan atas penangkapan satu anggotanya. Hingga singgung nama Presiden Joko Widodo.

Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus terorisme.

Mereka diduga terlibat kelompok teroris Jamaah Islamiah (JI).

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengiyakan soal penetapan ketiganya menjadi tersangka.

"Sudah (ditetapkan tersangka)," katanya dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (16/11/2021). 

Polisi mengungkap masing-masing peran dari tiga tersangka.

Ustaz Farid Ahmad Okbah merupakan tim sepuh atau Dewan Syuro Jamaah Islamiah (JI).

"Keterlibatannya FAO merupakan tim sepuh atau Dewan Syuro JI," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Selasa (16/11/2021). 

Selain itu, kata Ramadhan, Ustaz Farid Okbah diduga anggota dewan syari'ah Lembaga Amil Zakat BM Abdurrohman Bin Auf (LAZ-ABA). 

LAZ ABA adalah yayasan yang terafiliasi teroris Jamaah Islamiah (JI).

Yayasan ini bertugas untuk menghimpun dana dari masyarakat.

"Sekitar tahun 2018 memberikan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk Perisai Nusantara Esa," ujarnya.

Ustaz Farid Okbah kata Kombes Ahmad Ramadhan juga mengikuti pertemuan di Islamic Center Bekasi pada 2009.

Di pertemuan tersebut, Ustaz Farid Okbah diduga melakukan pembinaan kepada kader JI.

"FAO menyampaikan seharusnya dalam pembinaan para kader Jamaah Islamiah harus maksimal agar ketika sudah dimasukan ke dalam bidang-bidang Jamaah Islamiah dan ditempatkan di berbagai tempat di Indonesia tetap dapat menjalankan tugasnya dengan baik," katanya.

Menurut Kombes Ahmad Ramadhan, Ustaz Farid Okbah juga memberikan solusi kepada tersangka teroris JI lainnya yang telah ditangkap bernama Arif Siswanto.

Solusi yang diberikan pengamanan JI pascapenangkapan pimpinan JI Aji Parawijayanto.

"FO memberikan solusi untuk membuat wadah baru. Adapun partai yang dibentuk oleh FOA dan AZ adalah Partai Dakwah Rakyat Indonesia," ujarnya. 

Ahmad Zain An-Najah, kata Kombes Ahmad Ramadhan, diduga Dewan Syuro Jamaah Islamiah (JI) dan Ketua Dewan Syariah Lembaga Amil Zakat BM Abdurrohman Bin Auf (LAZ-ABA).

Sedangkan Anung Al-Hamad diduga tergabung dalam sayap organisasi teroris Jamaah Islamiah (JI).

 "Keterlibatan AA merupakan Anggota Pengawas Perisai Nusantara Esa tahun 2017," Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan. 

Penangkapan Ustaz Zain An-Najah membuat kaget Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas

Sebab, kata Anwar Abbas, Ustaz Zain An-Najah dikenal sebagai sosok yang anti kekerasan. 

"Sepanjang pengetahuan saya yang bersangkutan seorang ulama yang anti dengan tindak kekerasan. Tapi kok dia ditangkap oleh Densus 88," katanya, Selasa (16/11/2021), sebagaimana diberitakan Tribunnews.com. 

Anwar Abbas meminta Polri bisa menjelaskan hal ini sejelas-jelasnya kepada publik.

Menurut Anwar Abbas, penangkapan terhadap tiga ustaz itu akan berdampak pada nama baik Presiden Jokowi

"Sebab kita juga berkepentingan dengan menjaga nama baik Presiden Jokowi. Sebab meskipun yang bertindak ini adalah Densus 88 tapi yang terkena getahnya tentu adalah Presiden Jokowi," ujarnya.

Menurut Anwar Abbas, jika tak ada penjelasan dari Polri, pemerintahan Jokowi bakal dianggap sebagian elemen  masyarakat telah melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

"Bbetulkah Presiden Jokowi yang telah memerintahkan penangkapan ini ? Saya terus terang tidak yakin dan tidak percaya. Saya tidak yakin presiden Jokowi akan memerintahkan hal itu," ujarnya lagi.

 "Saya meminta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penangkapan ini supaya juga menjaga nama baik Pak Jokowi sebagai presiden agar beliau bisa bekerja dengan tenang untuk mengatasi masalah-masalah yang sekarang sedang dihadapi bangsa ini dan jangan beliau diganggu serta  terganggu oleh hal-hal yang seperti ini," pungkas Anwar Abbas.

(Tribunnews.com/Daryono/Igman Ibrahim/Reza Deni)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FAKTA Densus 88 Tangkap Farid Okbah, Zain An-Najah dan Anung Al-Hamad, MUI Singgung Nama Baik Jokowi

Baca juga: Dalam Sehari Tim Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris Kelompok JI di Jawa Timur

Baca juga: Densus Tangkap 1 Orang Terduga Teroris di Lampung Yang Tahu Soal Aliran Dana JI

Baca juga: Ustaz Farid Okbah Ketua PDRI Ditangkap Densus 88 Jelang Subuh, Terlibat Terorisme?

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved