Home and Garden
Cara Menyiram Anggrek Cymbidium, Sirami Sesering Mungkin Selama Musim Tanam
Jenis Anggrek Cymbidium menampilkan bunga besar di tengah cuaca dingin yang dapat bertahan selama sekitar satu hingga tiga bulan.
Selama cuaca panas, anggrek Cymbidium akan tumbuh dengan cepat, menghadirkan tunas bunga baru.
Musim mekar alami anggrek Cymbidium adalah selama cuaca dingin, yang sangat ideal jika tanaman berada di dalam ruangan untuk dipajang.
Mekarnya dipicu oleh kombinasi suhu yang turun dan berkurangnya air.
Pencahayaan
Selama musim tanam, anggrek cymbidium menghargai sinar matahari belang-belang.
Jika anggrek berada di luar ruangan, pastikan tidak terkena sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan tanaman terbakar.
Beberapa jam sinar matahari pagi yang dipasangkan dengan sore hadir yang teduh adalah kondisi sempurna.
Jika Anda menanam anggrek di dalam ruangan, jendela yang menghadap ke tenggara atau timur sangat ideal.
Di bawah kondisi cahaya yang tepat, daunnya akan tampak berwarna hijau apel, bukan hijau tua.
Daun anggrek berwarna hijau tua kemungkinan tidak menerima sinar matahari yang cukup untuk memicu mekar yang baik.
Baca juga: Cara Membuat Anggrek Berbunga Banyak dengan Kotoran Kambing, Jemur di Bawah Sinar Matahari
Tanah
Cymbidium adalah anggrek semi-terestrial. Mereka secara alami tumbuh di humus lempung, mengirimkan akar tipis ke dalam tanah.
Dengan demikian, anggrek ini sangat cocok untuk kondisi yang mudah direplikasi di rumah, yakni media tanam organik yang kaya dan longgar.
Direkomendasikan juga penggunaan kombinasi kulit pohon cemara, perlit, lumut gambut, dan bahan organik lepas lainnya untuk anggrek cymbidium.
Media tanam anggrek paphiopedilum komersial biasanya akan melayani tanaman ini dengan baik pula.