Breaking News:

Berita Tanjabtim

Penggunaan Internet di Tanjabtim Selama Pandemi Meningkat Hingga Terjadi Overload

Beberapa wilayah di Kabupaten Tanjabtim mengalami kesulitan jaringan internet, terutama pada kondisi kondisi tertentu.

tribunjambi/Abdullah Usman
Ilustrasi tower. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Beberapa wilayah di Kabupaten Tanjabtim mengalami kesulitan jaringan internet, terutama pada kondisi kondisi tertentu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanjabtim, Hermantoni membenarkan kondisi tersebut.

Menurutnya, penyebab gangguan jaringan seluler dikarenakan pemakaian jaringan Base Transceiver Station (BTS) overload.

"Pasalnya, selama ini BTS menggunakan transfer bandwidth yang masih memakai radio," ujarnya, Selasa (9/11/2021).

"Karena radio ini mempunyai kapasitas tertentu apabila dinaikan kapasitas bandwidth nya, maka radio tersebut tidak dapat untuk mentransfernya ke wilayah BTS," sambungnya.

Untuk itu, untuk mengantisipasi keterbatasan bandwidth BTS yang ada di Tanjabtim, maka pihak Telkom melakukan pembangunan Fiber Optik.

Yang pertama pembangunan dari arah perkantoran sampai dengan Kecamatan Kuala Jambi. Kemudian dari perkantoran ke arah Kecamatan Muara Sabak Timur, Rantau Rasau dan ke Nipah Panjang.

"Sedangkan untuk Kecamatan Mendahara dan Geragai, masih menunggu izin penanaman Fiber Optik dari SKK Migas. Sebab pembangunan Fiber Optik melewati jalan PetroChina dan merupakan aset SKK Migas," jelasnya.

Hermantoni juga menerangkan penyebab pemakaian jaringan over load, karena selama pandemi Covid-19 pemakaian jaringan internet besar.

Namun yang menjadi masalah, jika dipaksakan ketersediaan kuota bandwidth besar, maka tidak akan mampu mentransfer antar BTS ke BTS yang lain.

"Maka pihak provider membangun tahun ini beberapa titik menggunakan Fiber Optik," terangnya.

Dia menambahkan, terkait dengan wilayah yang masuk kategori blank spot ada sebanyak 23 titik.

Namun tahun ini pihak provider akan membangun tower telekomunikasi di 9 titik area, 3 titik di antaranya pembangunannya akan tuntas, tinggal menunggu pengurusan perizinan pendirian tower.

"Ada 9 titik area yang dibangun tower. Dan saat ini ada Tiga yang akan selesai dikerjakan," tutupnya.

Baca juga: Segera Hubungi Pihak Sekolah, Pemerintah Beri Lagi Bantuan Kuota Internet Buat Siswa, Cek Syaratnya

Baca juga: Kemdikbudristek Perpanjang Bantuan Kuota Data Internet, ini Syarat Dapatkannya

Baca juga: Hasbi Anshory Buat 17 Sekolah di Batanghari Berdering Melalui Bantuan Bakti Akses Internet Gratis

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved