Breaking News:

Hindari Kesalahan Investasi yang Cepat dan Instan, Risiko Cenderung Lebih Besar

Investasi atau kegiatan penanaman modal akan memberi keuntungan maksimal bila dilakukan dalam jangka panjang, lebih dari 5 tahun.

Editor: Nurlailis
SHUTTERSTOCK
Kesalahan dalam investasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Saat ini mulai banyak orang yang melek investasi sejak muda.

Investasi merupakan persiapan agar tujuan finansial dimasa mendatang tercapai.

Tujuan investasi adalah jangka panjang. Namun kebanyakan orang tidak sabar dan menginginkan hasil yang instan.

Berikut kesalahan investasi seperti dikutip Kompas.com dari Cermati.com.

1. Maunya untung cepat dan instan

Investasi atau kegiatan penanaman modal akan memberi keuntungan maksimal bila dilakukan dalam jangka panjang, lebih dari 5 tahun. Sayangnya banyak investor, terutama yang baru nyemplung investasi, tidak sabaran.

Maunya untung cepat dan instan, sehingga investasi dilakukan dalam jangka pendek. Biasanya hanya setahun, bahkan ada yang kurang dari itu.

Biasanya investasi jangka pendek, risikonya cenderung lebih besar ketimbang jangka panjang. Imbal hasil investasi rentan tergerus inflasi, karena nilainya bisa lebih rendah atau sama dengan tingkat inflasi tahunan.

Sementara investor dapat memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi dari inflasi bila investasi dilakukan dalam jangka panjang.

2. Cuma sekadar ikut-ikutan tanpa tujuan jelas

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved