Vaksinasi Covid

Diperkirakan Awal 2022 Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak Usia 6-11 Tahun Dilakukan

Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun sudah disetujui. BPOM sudah mengeluarkan izin darurat penggunaan vaksin tersebut

Editor: Rahimin
istimewa
Peserta vaksinasi untuk pelajar. Diperkirakan Awal 2022 Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak Usia 6-11 Tahun Dilakukan 

TRIBUNJAMBI.COM - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 Tahun sudah diizinkan untuk dilakukan.

BPOM sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksinasi anak usia 6-11 Tahun.

Namun, Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi untuk anak tidak akan digelar dalam waktu dekat.

Siti Nadia Tarmizi memperkirakan, program vaksinasi untuk anak baru dapat dilakukan pada awal 2022.

"Kita belum tahu ini masih menunggu perhitungan sasaran dan dari Sinovac mungkin awal tahun 2022," katanya  dikutip dari Antara, Rabu (3/11/2021).

Menurutnya, Kementerian Kesehatan masih berkonsultasi mendapatkan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) serta Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan organisasi profesi lainnya.

Kata Siti Nadia Tarmizi, konsultasi untuk memastikan teknis pelaksanaan vaksinasi untuk rentang usia 6-11 tahun.

Seperti proses screening, penanganan efek samping, hingga dosis yang dibutuhkan.

Kementeria Kesehatan juga butuh 25 hingga 30 juta dosis vaksin Sinovac dalam program vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

Menurut Siti Nadia Tarmizi, pesanan vaksin saat ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi pada anak.

"Kita harus melakukan upaya pemenuhan vaksin ini dengan menambah sekitar 25-30 juta dosis tambahan vaksin Sinovac. Pesanan saat ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksin pada rentang usia anak," katanya.

Dikatakan Siti Nadia Tarmizi, vaksin yang tersedia saat ini masih diprioritaskan untuk kalangan dewasa dan lansia yang memiliki risiko kematian tinggi jika terpapar virus Corona.

"Fokus kita pemberian vaksinasi pada dewasa dan lansia yang memang akan sakit berat dan kematiannya lebih tinggi risikonya 3-5 kali lipat dibandingkan anak-anak," ujarnya.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, pihaknya berupaya menjamin ketersediaan vaksin setelah diterbitkannya izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.

Bambang bilang, Bio Farma akan mendatangkan vaksin dari Sinovac sebanyak 40 juta dosis tambahan dalam bentuk jadi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved