Breaking News:

Berita Sarolangun

Kasus Covid-19 Nihil, PTM Masih 50 Persen, Dinas Pendidikan Sarolangun Turun ke Desa Beri Pemahaman

Dinas Pendidikan Sarolangun masih memberlakukan pembelajaran tatap muka dengan sistem berganti, yakni 50 persen di tengah angka Covid-19 yang saat ini

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Kepala Dinas Pendidikan Sarolangun, Helmi 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Pendidikan Sarolangun masih memberlakukan pembelajaran tatap muka dengan sistem berganti, yakni 50 persen di tengah angka Covid-19 yang saat ini terkonfirmasi nol di Sarolangun.

Helmi Kepala Dinas Pendidikan Sarolangun menyebutkan, melihat situasi dan kondisi Covid-19 di Sarolangun sudah aman, pihaknya masih terbelenggu dengan regulasi yang ada saat ini untuk melakukan pembelajaran tatap muka 100 persen.

"Belum ada yang mengintruksikan secara global harus seperti ini, jadi kami perpaduan pada SOP dan petunjuk," kata Helmi saat diwawancarai di rumah dinas Bupati Sarolangun belum lama ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan telah melihat ada sekolah yang telah mengambil kebijakan secara lokal pembelajaran tatap muka dan telah ada kelonggaran.

"Kami juga telah melakukan survei dan pemantauan ke sekolah-sekolah. Yang jelas dan perlu ditekankan, walaupun situasi dan kondisi Covid-19 sudah aman, kita tetap melakukan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat," katanya.

Sementara itu, mengenai vaksinasi Covid-19 di tingkat sekolah. Helmi mengatakan, tenaga pengajar di kabupaten Sarolangun sangat mendorong Vaksinasisi di tingkat SMP.

"Kami dari dinas pendidikan, sekolah berkerja sama dengan puskesmas untuk mengikuti sesuai petunjuk. Artinya untuk melakukan vaksinasi biar ada kesempatan kita ada jadwalnya, beberapa waktu lalu juga saya ke Lubuk Bedorong, Limun untuk memantau vaksinasi," jelasnya.

Menurut Helmi, ketika dirinya memberikan pemahaman mengenai vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat serta pelajar.

Maka masyarakat dan pelajar akan menerima pemahaman dan masukan yang telah dijelaskan olehnya. Seperti ketika dirinya turun ke beberapa desa.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Tebo Masih 50 Persen, Sindi Beri Alasan Ini

Baca juga: Sekolah Wajib Punya Fasilitas Cuci Tangan Sebagai Syarat Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP di Muarojambi Bakal Dilaksanakan Secara Penuh

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved