Tips Kesehatan
Gejala Bipolar, Perubahan Suasana Hati yang Ekstrem
Gangguan bipolar dan gangguan kepribadian ambang (BPD) adalah dua kondisi kesehatan mental. Mereka mempengaruhi jutaan orang setiap tahun.
Sementara gangguan bipolar dan BPD memiliki gejala yang sama, sebagian besar gejala tidak tumpang tindih.
Gejala BPD
Orang dengan kondisi ini memiliki pola kronis dari pikiran yang tidak stabil.
Ketidakstabilan ini membuat sulit untuk mengatur emosi dan kontrol impuls.
Orang dengan BPD juga cenderung memiliki riwayat hubungan yang tidak stabil.
Mereka mungkin berusaha keras untuk menghindari perasaan ditinggalkan, bahkan jika itu berarti tetap berada dalam situasi yang tidak sehat.
Hubungan atau peristiwa yang membuat stres dapat memicu:
- perubahan suasana hati yang intens
- depresi
- paranoid
- amarah
Orang dengan kondisi tersebut mungkin memandang orang dan situasi secara ekstrem — semuanya baik, atau semuanya buruk.
Mereka juga cenderung sangat kritis terhadap diri mereka sendiri.
Dalam kasus yang parah, beberapa orang mungkin melukai diri sendiri atau mereka mungkin memiliki pikiran untuk bunuh diri.
Penyebab
Para peneliti tidak yakin apa yang menyebabkan gangguan bipolar.
Namun, diperkirakan ada beberapa hal yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut, termasuk:
- genetika
- periode stres atau trauma yang mendalam
- riwayat penyalahgunaan zat
- perubahan kimia otak
Kombinasi luas dari faktor biologis dan lingkungan dapat menyebabkan BPD. Ini termasuk:
- genetika
- trauma masa kecil atau pengabaian
- gangguan stres pascatrauma (PTSD)
- kelainan otak
kadar serotonin
Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami penyebab kedua kondisi ini.
Adapun faktor risiko mengembangkan gangguan bipolar atau BPD telah dikaitkan dengan hal-hal berikut:
- genetika
- paparan trauma
- masalah atau fungsi medis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/28102019_bipolar.jpg)