Breaking News:

BPBD Tanjab Barat Manfaatkan Aplikasi Asap Digital untuk Cegah Karhutla

Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, BPBD Tanjab Barat memanfaatkan aplikasi Asap Digital.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Danang
Kepala BPBD Tanjab Barat, Zulfikli. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, BPBD Tanjab Barat memanfaatkan aplikasi Asap Digital.

Kepala BPBD Tanjab Barat, Zulkifli saat ditemui di kantornya pada Kamis (15/10/2021) mengatakan Aplikasi Asap Digital ini digunakan untuk mendeteksi potensi munculnya asap di hutan dan lahan.

Sistem kerjanya yaitu memasang cctv khusus di seluruh tower telkomsel yang ada di Tanjab Barat dan Muaro Jambi, Tanjab Timur dan daerah lainnya.

"Jadi dengan adanya itu bisa diketahui asap yang muncul memang karena lahan terbakar atau hanya asap dari masyarakat bakar sampah, karena cctv itu bisa ngezoom sampai 5 km juga kualitasnya tidak pecah," ujarnya. 

Ia menambahkan aplikasi tersebut menjadi salah satu informasi untuk pemerintah mengetahui masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar.

Namun ia mengatakan di tahun 2021 ini belum ada kasus kebakaran hutan, hanya ada kebakaran yang skalanya kecil.

Baca juga: Kebakaran Hutan dan Lahan Jadi Ancaman Serius dI Tanjab Barat

Baca juga: BREAKING NEWS Longsor di Senyerang Tanjab Barat Dua Rumah dan Satu Musala Rusak

Selain menggunakan Aplikasi Asap Digital, BPBD juga bekerja sama dengan TNI-Polri melalui Babinsa dan kamtibmas yang turun ke desa untuk menghimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Selain dari Babinsa dan Kamtibmas, dari Pemda dan Kejaksaan juga terus melakukan sosialisasi ke seluruh kecamatan di Tanjabbar untuk memberikan informasi kepada masyarkat tentang sanksi hukum jika melakukan pembakaran lahan.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved