Breaking News:

Berita Jambi

Kerap Masuk ke Dalam Kota Jambi, Kuota BBM SPBU yang Dilintasi Truk Batu Bara Bakal Ditambah

sopir truk batu bara kerap membandel, dan nekat masuk ke dalam kawasan Kota Jambi, untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU di dalam

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Aryo Tondang
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Heru Sutopo 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga kini, Ditlantas Polda Jambi, terus melakukan upaya-upaya penertiban terhadap angkutan truk batu bara di Jambi.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Heru Sutopo mengungkapkan, pada Rabu (13/10/2021) pihaknya juga telah melakukan rapat dengan para transportir batu bara, Pemerintah Provinsi hingga pihak Pertamina.

Dimana, berdasarkan aturan, truk batu bara hanya boleh beroperasi sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, kemudian tidak over load, menggunakan terpal, tidak masuk ke kawasan Kota Jambi dan tidak memarkirkan truk di badan jalan.

Namun, para sopir truk batu bara kerap membandel, dan nekat masuk ke dalam kawasan Kota Jambi, untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU di dalam Kota Jambi.

Hal tersebut, menjadi permasalahan tersendiri, dimana antrean truk batu bara tersebut, yang nekat masuk ke dalam Kota Jambi kerap mengganggu jalur lalu lintas.

"Kemarin, pihak Pertamina juga mengaku menyanggupi jika memang dibutuhkan penambahan kuota BBM, tetapi harus ada permohonan dari Pemerintah Provinsi Jambi dulu," kata Heru, Kamis (14/10/2021).

Kata Heru, penambahan kuota BBM tersebut, akan dilakukan di SPBU yang dilintasi oleh truk batu bara.

"Terkait jalur khusus ini, kami juga mendukung, karena selain jalur air, harusnya juga ada jalur darat, karena kalau melihat jauh kedepan, ini akan terus ada peningkatan batu bara," bilangnya.

Heru menjelaskan, sejumlah pemegang SIUP menyampaikan bahwa, saat ini mereka sudah menggarap lahan sehingga hasil dengan batu bara yang siap angkut.

Sehingga, kata Heru, akan berdampak pada peningkatan angkutan batu bara.

"Selain melakukan penindakan, kita juga harus memberi solusi kepada mereka, dan semoga ada regulasi dalam pengolahan jumlah batu bara," tutup Heru.

Baca juga: Sepekan Razia Satlantas Polres Muarojambi, Truk Batu Bara Mulai Sepi Melintas Siang Hari

Baca juga: Terbukti Konsumsi Narkoba, Ditlantas Polda Jambi Amankan Satu Sopir Truk Batu Bara saat Razia

Baca juga: Sepanjang 2020 dan 2021, Sebanyak 36 Korban Kecelakaan Truk Batu Bara Meninggal Dunia

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved