Breaking News:

Berita Kota Jambi

Dinsos Kota Jambi Minta Masyarakat Tak Beri Uang ke Gepeng, Manusia Silver Hingga Badut

Dinsos Kota Jambi membentuk tim untuk penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng) termasuk dengan manusia silver dan badut di Kota jambi

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Dinsos Kota Jambi Minta Masyarakat Tak Beri Uang ke Gepeng, Manusia Silver Hingga Badut
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Noviarman

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Sosial Kota Jambi telah membentuk tim untuk melakukan penertiban terhadap sejumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng) termasuk dengan manusia silver dan badut yang kerap berada di persimpangan lampu merah yang ada di Kota Jambi.

Pihak Dinas Sosial menyebutnya adalah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Noviarman saat di temui di kantornya, Kamis (14/10/2021).

Ia menyebut bahwa dari awal pada saat di tempatkan di menjadi Kepala Dinas Sosial Kota Jambi dirinya sudah membentuk sebuah tim.

Ini dilakukan upaya untuk mengurangi dan menertibkan keberadaan Gepeng dan lainnya yang ada di persimpangan lampu merah.

"Jadi mulai dari November kami membentuk Intel Resos (Integrasi Layanan Rehabilitasi Sosial). Jadi kami bentuk tim patroli PMKS, saya buat tiga shiff. Jadi mereka melakukan patroli dan langsung menertibkan PMKS ini," katanya.

Ia menyebut bahwa PMKS adalah masalah serius yang juga menjadi fokus dalam tugas yang di lakukan oleh Dinas Sosial.

Terhadap kebijakan tersebut, dikatakan oleh Noviarman bahwa keberadaan manusia silver, gepeng dan badut yang ada itu semakin berkurang.

"Jadi tiga bulan kita gencar lakukan patroli, dengan kebijakan tersebut alhamdulillah semakin berkurang meskipun kita akui masih ada beberapa yang ada," ungkapnya.

Selain membentuk tim Intel Resos pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Jambi untuk memonitor keberadaan PMKS dengan melihat di CCTV yang ada di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Jambi.

"Sekarang kami bekerjasama dengan kominfo melalui cctv yang ada di persimpangan untuk monitor di sana. Ketika dapat informasi kita berusaha untuk turun dan menertibkan mereka-mereka ini," ungkapnya.

Disisi lain, Noviarman juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak memberi uang kepada TMKS.

Karena menurutnya, rerata TMKS hanya melakukan menjadi peminta dengan cara yang berbeda seperti menjadi manusia silver atau badut.

"Tentu kami berharap dukungan dari masyarakat untuk tidak memberikan apapun kepada mereka. Karena dengan memberi itu juga sama halnya dengan memberi ruang mereka untuk melakukan kegiatan seperti itu," pungkasnya.

Baca juga: Cerita Dika Manusia Silver di Jambi, Melumuri Cat Perak di Tubuh Demi Mengais Rupiah

Baca juga: Dendam Kerap Disodomi, Pemuda di Bekasi Nekat Mutilasi Teman Sendiri,Pelaku Ternyata Manusia Silver

Baca juga: Tragis, Bocah Manusia Silver Tewas Terlindas Truk Fuso, Ibu Korban: Kau Tinggalkan Mamakmu Nak

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved