Breaking News:

Banjir di Kota Jambi

Komisi II DPRD Kota Jambi Kritisi Banjir Akibat Pembangunan Terdahulu

Berita Jambi-Mungkin pernah ada di beberapa titik yang memang lahan tersebut tidak boleh dipakai untuk pemukiman.

RARA KHUSHSHOH/TRIBUNJAMBI.COM
Anti Yosefa, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anti Yosefa, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Jambi komentari aliran banjir.

Banjir atau genangan air yang kerap terjadi bisa terjadi lantaran pembangunan terdahulu.

"Terutama di perumahan-perumahan, yang memang dari pembangunan lama," ucap Anti, Selasa (12/10/2021).

"Harapan kita, pemerintah betul-betul konsisten tidak memberikan izin untuk wilayah yang tidak layak dibangun pemukiman," kata dia.

Jadi ketika pemukiman atau lainnya sudah dibangun, tidak menimbulkan hal lain.

Mungkin pernah ada di beberapa titik yang memang lahan tersebut tidak boleh dipakai untuk pemukiman.

"Karena sudah terlanjur, akhirnya menimbulkan banjir," kata dia.

Ia mengatakan tidak tahu dampak ke depannya, sehingga dapat menjadi evaluasi bersama.

Di samping itu Pemkot Jambi tetap mengurus drainase, dan anak sungai.

Namun, ia mengatakan 2022, akan ada anggaran yang ditetapkan untuk hal itu.

Yaitu untuk recovery sungai berupa pelebaran, kemudian juga dibangun tanggul.

Lalu juga dibangun sungainya, sehingga aliran air menjadi lancar.

Sebenarnya di RT-RW sudah ada peruntukan tata ruangnya, dan Perda yang mengatur sudah ada.

Yaitu lahan penghijauan yang minimal setidaknya 10-20 persen dalam suatu daerah.

Namun masalah banjir memang masih menjadi problem bersama.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Baca juga: Hujan Deras Semalam, SDN 98 Kota Jambi Terendam Banjir

Baca juga: Tiga Hari ke Depan Seluruh Wilayah Provinsi Jambi Berpotensi Hujan, Waspada Banjir dan Tanah Longsor

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved