Kamis, 28 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Hari Pahlawan

Sejarah Hari Pahlawan, Ribuan Warga Surabaya Gugur Dalam Pertempuran 3 Minggu Hadapi Sekutu

Berikut sejarah Hari Pahlawan yang ditandai selama Perang Surabaya 3 Minggu lamanya

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
Panoramio
Suasana Pertempuran 10 November Surabaya 

Pada 27 Oktober 1945, perwakilan Indonesia berunding dengan pihak Belanda dan berakhir dengan kericuhan.

Penyebabnya karena Ploegman mengeluarkan pistol, dan terjadilah perkelahian dalam ruang perundingan tersebut.

Ploegman tewas dicekik oleh Sidik di Hotel Yamato dan terjadi kericuhan.

Sejumlah warga berupaya  masuk ke hotel, tetapi Hariyono dan Koesno Wibowo yang berhasil merobek bagian biru bendera Belanda sehingga bendera menjadi Merah Putih.

Kemudian pada 29 Oktober 1945, pihak Indonesia dan Inggris  ada kesepakatan  menandatangani gencatan senjata.

Keesokan harinya, kedua pihak bentrok dan menyebabkan Brigadir Jenderal Mallaby, pimpinan tentara Inggris, tewas tertembak hingga mobil yang ditumpanginya diledakan oleh milisi.

Melalui Mayor Jenderal Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia bersenjata harus melapor serta meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan.

Mereka juga meminta orang Indonesia menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas dengan batas ultimatum pada pukul 06.00, 10 November 1945.

Ultimatum tersebut membuat rakyat Surabaya marah besar hingga terjadi pertempuran 10 November.

Perang antara kedua kubu berlangsung  tiga minggu.

Tokoh perjuangan yang menggerakkan rakyat Surabaya yakni  Sutomo, K.H. Hasyim Asyari, dan Wahab Hasbullah.

Dalam pertempuran itu ribuan orang tewas termasuk tentara dan pasukan asing.

SUMBER ARTIKEL : Tribunjakarta.com 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved