Breaking News:

Bupati Merangin Berang, Jalan Tabir Barat Rusak Diduga Karena Dikeruk PETI

Jalan di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin rusak parah, diduga akibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Bupati Merangin, Mashuri marah lihat jalan di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin rusak parah, diduga akibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diduga jadi penyebab kerusakan jalan di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.

Rusaknya jalan yang diduga akibat aktivitas PETI itu membuat Bupati Merangin, Mashuri kesal dan akan menindaklanjuti bersama Forkopimda mencarikan solusi.

Saat ke Desa Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Mashuri melihat langsung kerusakan jalan kabupaten yang cukup parah.

Dari informasi yang diterima, pelaku PETI tidak segan-segan mengeruk jalan kabupaten yang berada di Kecamatan Tabir Barat itu dengan alat berat. Caranya dengan memindahkan jalan itu ke posisi lain dan mengembalikan lagi ke posisi semula.

Sehingga hal itu menurut Mashuri mengatakan tekstur tanah menjadi tidak utuh dan membuat jalan mudah rusak.

"Akibatnya jalan ini jadi hancur. Kekerasan badan jalan jadi mentah kembali, lembek seperti bubur. Ini tidak bisa dibiarkan, pelaku harus diusut karena sudah merusak asset milik kabupaten," kesalnya.

Menurut Mashuri, jika jalan sudah hancur tersebut membuat masyarakat tidak tahu menahu dan ujung-ujungnya menyalahkan pemerintah. Padahal kerusakan itu akibat ulah oknum masyarakat.

Baca juga: Bagaimana Bentuk Lubang Jarum PETI Merangin? Penambang Insyaf Paparkan Lubang di Bawah Lubang

Baca juga: Polres Sarolangun Amankan 1,6 Kg Emas dari Penampung Emas Hasil PETI

Baca juga: PETI di Sekitar Bandara Bungo Kembali Beroperasi, Hingga Rubuhkan Pagar Bandara

Sehingga untuk menindaklanjutinya, Mashuri akan berdiskusi dengan  unsur Forkopimda. 

‘’Kasus ini akan saya bicarakan dengan Forkopimda Merangin, untuk menindaklanjuti langkah selanjutnya. Kalau oknum masyarakat berlaku seenaknya seperti ini, percuma pembangunan kita lakukan," tegasnya.

Sementara itu beberapa warga yang dimintai keterangan oleh bupati, mengatakan pelaku pengerukan jalan kabupaten tersebut diduga oknum perangkat desa setempat. 

"Siapapun orangnya harus diusut, ini sangat kelewatan," tegas Bupati lagi.

Sementara terkait perbaikan jalan kabupaten yang melintas di Desa Telentam ditegaskan Mashuri akan diperbaiki segera.

Bupati sangat merasakan apa yang dirasakan masyarakat, terkait rusaknya jalan di Desa Telentam tersebut.

‘’Kita tidak ingin satu sisi jalan kita perbaiki, satu lagi malah rusak ulah pelaku PETI. Untuk itu tolong masyarakat kita saling menjaga, agar jalan yang sudah bagus bisa tahan lama,’’pinta Bupati. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved