Breaking News:

Berita Batanghari

Dua Minggu Ngebor Minyak Ilegal di Batanghari, Tiga Orang Dibekuk Polsek Maro Sebo Ilir

Polsek Maro Sebo ilir pada Rabu (6/10/2021) telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga melakukan pengeboran minyak ilegal

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Polsek Maro Sebo ilir pada Rabu (6/10/2021) telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga melakukan kegiatan tersebut. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemberatasan terhadap pelaku pengeboran minyak illegal atau Ilegal Driling di Kabupaten Batanghari terus dilakukan oleh jajaran Polres Batanghari.

Polsek Maro Sebo ilir pada Rabu (6/10/2021) telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga melakukan kegiatan tersebut.

Mereka adalah JP (30) asal Musi Banyuasin, SD (32) asal Kabupaten Batanghari dan AV (27) asal Muara Jambi.

Ketiga pelaku melakukan aksinya di lahan paal 7 Desa Danau Embat Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari.

Penangkapan tiga pelaku tersebut atas laporan LP/A-02/X/2021/SPKT/Sek MSI/Res Batanghari pada 06 Oktober 2021.

Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekwanto menjelaskan penangkapan tiga pelaku tersebut berawal dari Ketua Pokdar Kamtibmas menyampaikan kepada anggota Polsek Maro Sebo ilir bahwa adanya aktivitas ilegal driling di wilayah hukumnya.

Tak lama menerima laporan itu anggota yang dipimpin Iptu Heri Yanto berangkat menuju ke TKP.

Setiba di TKP memang benar ditemukan aktivitas ilegal driling tersebut.

“Saat itu para pelaku sedang istirahat di lokasi sekitar pukul 17.00 Wib. Sehingga dapat langsung diamankan beserta barang bukti,” kata Kapolres Batanghari, AKBP Heru Ekwanto pada Kamis (7/10/2021).

Setelah mengamankan pelaku kepada pihak kepolisian pelaku mengaku baru dua minggu melakukan aktifitas penambangan sejak adanya sumur meledak di KM 51.

“Pengakuan dari para pelaku bahwa mereka sebelumnya melakukan penambangan di Desa Bungku Kecamatan Bajubang. Namun karena di Desa Bungku sudah sepi dan tidak ada aktifitas lagi sehingga mereka memutuskan untuk mencari lokasi lain,” katanya.

Aksi dari ketiga pelaku ini dimodalin dari masing-masing pelaku diantaranya Sodikun Rp 10 juta, Joko Rp 10 juta, Pendi hanya bekerja.

Sementara itu, barang bukti dan ketiga pelaku dibawa ke Mapolsek Maro Sebo Ilir. Adapun barang bukti yang diamankan berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian yakni tiga unit sepeda motor Honda tanpa plat, satu unit mesin dompeng, satu unit Dinamo Diesel 5.000 watt, satu unit Mesin Robin, satu unit mesin Genset, dua unit mesin SIBEL alat penyedot minyak.

Dua unit temeng, alat penggulung tali, satu gulung kabel panjang 50 meter, dua buah pipa canting, dua galon sampel minyak mentah 70 liter, hasil ilegal driling dan dua unit katrol tali.

Baca juga: Kapolda Jambi Tegaskan Tak Pandang Bulu Pada Pelaku Illegal Drilling di Jambi

Baca juga: Polda Jambi Tindak Tegas Polisi Terlibat Illegal Drilling, Fadhil Arief Sebut Ini

Baca juga: Fadhil Beri Solusi Permanen terhadap Masyarakat Terkait Illegal Drilling di Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved