Breaking News:

Berita Batanghari

Fadhil Beri Solusi Permanen terhadap Masyarakat Terkait Illegal Drilling di Batanghari

Berita Batanghari-Musibah ledakan pada sumur minyak ilegal di wilayah Kabupaten Batanghari menyiratkan bahwa kegiatan itu masih marak

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
MUSAWIRA/TRIBUNJAMBI.COM
Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Musibah ledakan pada sumur minyak ilegal di wilayah Kabupaten Batanghari menyiratkan bahwa kegiatan itu masih marak dilakukan di tengah masyarakat.

Meski melawan hukum tetapi pertambangan minyak ini sudah terjadi sejak 2017 lalu.

Aparat kepolisian bertindak tegas terhadap aktifitas terlarang itu, bukan hanya terjadi baru-baru ini di dalam kawasan konsesi PT AAS (Agronusa Alam Sejahtera) saja akan tetapi dalam tiga wilayah di dua provinsi.

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menyebut wilayah dimaksud adalah Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Daerah ini biasanya lintasan pelaku ilegal driling menjalankan usaha terlarang.

"Pada 2020 lalu, Kapolda Jambi sudah jor-joran menangkap pelaku ilegal ini, sedikit bersih. Tapi ternyata sebagian memilih jalan tikus untuk masuk dalam wilayah PT AAS," ujar Fadhil Arief pada Jumat (24/9/2021).

Ia mengatakan ke depan bagaimana koordinasi yang baik dengan pemegang konsesi bisa terwujud. Supaya nanti setiap kegiatan yang terjadi di wilayah konsesi bisa diawasi dengan baik.

"Beberapa bulan lalu kita juga sudah ketemu dengan Dirjen Migas di rumah dinas Gubernur Jambi untuk mencari solusi permanen,” katanya.

Begitu banyak sumber minyak menurut masyarakat cukup ekonomis untuk dimanfaatkan.

Tapi saat ini masyarakat tidak bisa terlibat di situ.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved