Breaking News:

Berita Sarolangun

Bawaslu minta KPU Sarolangun Buat Terobosan Dalam Pemuktahiran DPB

Bawaslu Sarolangun meminta KPU Sarolangun buat terobosan baru terkait pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Bawaslu Sarolangun meminta KPU Sarolangun buat terobosan baru terkait pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGU - Bawaslu Sarolangun meminta KPU Sarolangun buat terobosan baru terkait pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan.

Komisioner Bawaslu Sarolangun, Johan Iswadi, meminta KPU Kabupaten Sarolangun melakukan trobosan-trobosan penting agar proses Pemuktakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilalukan oleh KPU dan jajaran bisa berjalan maksimal. Jika hanya mengandalkan partisipasi aktif masyarakat maka hasilnya kurang maksimal.

"Misal dengan melakukan jemput bola ke desa, ke sekolah atau kampus-kampus, sehingga pemilih baru atau masyarakat yang selama ini belum terdata bisa diakomidir secepatnya. Setidaknya mengurangi potensi carut marut DPT pada pemilu berikutnya,"ungkapnya, Rabu (6/10/2021).

Johan menegaskan, bukanlah suatu yang haram pihak KPU Kabupaten melakukan hal-hal positip yang sifat improvisasi baik untuk memaksimalkan program Pemuktakhiran data pemilih berkelanjutan.

"Sesuai rakor bulan kemaren sejumlah parpol juga sudah mengusulkan agar KPU lebih proaktif, jadi meski masukan itu mungkin tidak bisa semuanya ditampung tapi paling tidak ada sebagian yang dijalankan," katanya.

Pernyataan yang sama di ungkapkan oleh Ketua Bawasu Sarolangun, Edi Martono, menurutnya, KPU kabupaten harus lebih maksimal lagi dan bisa bekerjasama dengan baik dengan instansi terkait khususnya dengan Dinas Dukcapil.

"Jadi, jika ada update data kependudukan bisa cepat tercover," kata Edi Martono.

Menangapi hal ini, ketua KPU Sarolangun Fakhri, pihaknya memberikan apresiasi atas masukan dan saran dari Bawaslu Sarolangun dan peserta rakor lainya.

Hanya saja, pihaknya memang belum bisa maksimal untuk turun ke lapangan sebab alasan klasik.

"Kita tidak bisa samakan dengan KPU Kabupaten yang ada di daerah lain terutama di pulau Jawa, sebab mereka meski tahapan pemilu belum dimulai namun tetap mendapatkan suport dana hibah dari Pemda, sedangkan kita tidak ada,"jelasnya

Menurutnya, yang bisa dilakukan pihak KPU Kabupaten hari ini adalah berupaya mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dan pihak terkait.

" Termasuk jika ada temuan dari Bawaslu ada pemilih baru atau pensiunan TNI/Polri baru bisa disampaikan ke KPU kabupaten agar segera tindak lanjuti," tutupnya.

Baca juga: Pantauan Bawaslu Sarolangun, Desa Guruh Baru Sempat Kekurangan Surat Suara Saat Pilkada

Baca juga: Bawaslu Sarolangun Sarankan KPU Meyakinkan Pemilih Aman Pergi ke TPS

Baca juga: Rakor KPU Sarolangun Menetapkan DPB Oktober 2021 Sebanyak 200.187 Pemilih

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved