Breaking News:

Berita Nasional

Jika Gugatan Yusril Menang Bakal Sia-sia, AHY Tetap berkuasa di Partai Demokrat

Gugatan Yusril Ihza Mahendra ke Mahkamah Agung terkait Partai Demokrat dinilai akan sia-sia. Walaupun menang, yang berkuasa di Demokrat tetap AHY

Editor: Rahimin
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Jika Gugatan Yusril Menang Bakal Sia-sia, AHY Tetap berkuasa di Partai Demokrat 

TRIBUNJAMBI.COM - Polemik perebutan kekuasan di Partai Demokrat hingga berujung gugatan ke Mahkamah Agung, kini ditanggapi pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD ikut menanggapi terkait kisruh di Partai Demokrat.

Semula, Mahfud MD ditanya Didik J Rachbini terkait perebutan kekuasaan di Partai Demokrat kaitannya dengan pemerintah.

Didik J Rachbini menanyakan soal tudingan sejumlah pihak yang menyebut perebutan kekuasaan di Partai Demokrat bagian dari Istana melalui Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Namun, Mahfud MD membantah keras tudingan tersebut.

Mahfud MD bilang, jika Istana ingin melakukan seperti yang ditudingkan itu, bisa saja langsung mengesahkan Kongres Partai Demokrat versi Moeldoko di Medan beberapa waktu lalu.

Tapi, Mahfud MD dan Menkumham Yasonna Laoly sebelumnya telah berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam diskusi tersebut, Presiden Jokowi meminta pandangannya terkait aturan hukum soal itu.

Mahfud MD menjelaskan kepada Jokowi secara hukum hal tersebut tidak dibenarkan oleh Undang-Undang.

Jokowi sendiri, kata Mahfud MD meminta ia dan Yasonna untuk menegakkan aturan hukum meskipun Moeldoko adalah koleganya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved