Breaking News:

Berita Kota Jambi

Masuk Smart City, Tugas Kadishub Kota Jambi Mengembalikan Transportasi Publik yang Handal

Kadishub Kota Jambi, Muhammad Saleh Ridha menerangkan bahwa konsep smart city tidak hanya berbicara soal teknologi namun juga bagaimana masyarakat...

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, M Saleh Ridha. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kota Jambi masuk dalam 25 Kota sebagai Perintis Smart City hal ini juga masuk dalam misi Walikota Jambi, Syarif Fasha untuk menjadikan Kota Jambi sebagai Smart City.

Upaya inilah yang telah dan terus di lakukan untuk membawa Smart City Jambi dengan sejumlah kebutuhannya.

Satu diantaranya di lakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Jambi.

Kadishub Kota Jambi, Muhammad Saleh Ridha menerangkan bahwa konsep smart city tidak hanya berbicara soal teknologi namun juga bagaimana masyarakat memiliki kehidupan yang nyaman dengan perilaku sehari-hari.

"Salah satunya di Dishub kami mewujudkannya dengan smart transportation. Salah satunya kami menciptakan suatu ruang monitoring lalu lintas terpadu atau Ruang Jambi City Operation Center (COC)," sebutnya, Rabu (29/9/2021).

Ridha menyebut bahwa sistem COC yang di gagas oleh dinas perhubungan Kota Jambi dengan arahan-arahan dari Walikota Jambi, Syarif Fasha memiliki keunggulan. Ini juga menjadi bagian dalam mewujudkan secara nyata konsep smart city.

"Itu bisa memantau aktivitas di persimpangan sehingga bisa merekayasa kemacatean. Sampai saat ini ada 20 simpang yang ada terkoneksi sistem COC ini," ungkapnya.

"Dengan adanya COC ini kalo kejahatan masyarakat bisa minta tolong ke kita terkait rekaman kejadian itu. Kita bisa gunakan pengeras suara itu untuk menghimbau pengendara yang tidak menggunakan helm atau masker seperti saat ini," tambahnya.

Selain sistem COC, yang telah di lakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Jambi lainnya yaitu Public Transportation.

Sebetulnya kata Ridha, pihaknya telah mewujudkan Public Transportation dengan konsep Smart City.

"Public transportasi kita sudah mulai Koja Trans yang di kelolah oleh swasta dengan sasaran anak sekolah dan masyarakat. Namun karena pandemi, sehingga memang saat ini vakum. Ini lah PR yang masih harus di kerjakan," tuturnya.

"Mudah-mudah adanya BUMD siginjai nanti Kita coba ngajak pihak lain kerjasama mnghasilkan publik transportasi yang handal seperti koja trans," pungkasnya.

Baca juga: Saleh Ridha Pernah Jabat Sekretaris Lurah, Kini Jadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi

Baca juga: Mengenal Sosok Saleh Ridha, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Masuk Nominasi ASN Awards

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved