Breaking News:

Berita Kerinci

Raih Nilai Tertinggi di Dalam Negeri, Kini Kopi Kerinci Mejeng di London

Berita Kerinci-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci patut berbangga. Kopi arabika petani Sungai Penuh dan Kerinci yang diolah oleh Radjea Coffee

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Kopi Kerinci Mejeng di London 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci patut berbangga. Kopi arabika petani Sungai Penuh dan Kerinci yang diolah oleh Radjea Coffee mejeng di London Inggris.

Kopi Sungai Penuh Kerinci tersebut ditampilkan di ajang London Coffee festival 2021 mewakili Indonesia dan Asia.

Festival paling bergengsi di dunia itu, digelar pada 23 - 26 September 2021.

Owner Radjea Coffee, Herlina ditemui, Selasa (28/9) menuturkan, kopi racikannya bisa tampil di festival kopi di London setelah menjuarai penilaian dari Kementrian BUMN RI.

Radja Coffee mendapat nilai tertinggi menyisihkan kopi asal Aceh, Bali dan Lampung.

"Yang mendapat nilai tertinggi itulah yang dikirim untuk mengikuti London Coffee festival," ujarnya.

Ia mengaku, senang Radjea Coffee bisa tampil di Eropa, dinikmati oleh orang-orang se dunia. Dan saat tampil di festival dirinya berkomunikasi secara virtual.

"Seyogyanya saya hadir di London, semuanya sudah siap. Tapi karena ada penolakan warga Indonesia di London, kita hanya mengirim produk kopi kita saja, dan menjelaskannya melalui virtual," ungkap Herlina.

Ia juga bersyukur, dalam mengembangkan Radjea Coffee, sang suami memiliki peran utama dalam menjaga kualitas dan quality control produk Radjea.

Radjea Coffee sebenarnya bukanlah coffeeshop biasa yang ada di Sungai Jernih Kota Sungai Penuh.

Selain membina dan membeli biji merah kopi petani, Herlina juga mengolah langsung menjadi produk siap seduh dan dipasarkan secara luas dengan brand Radjea Coffee.

Di cofee shop milik Herlina, pengunjung tak hanya bisa menikmati puluhan menu kopi yang diracik baristas profesional dan bersertifikasi.

Tapi juga bisa mendapat edukasi kopi karena semua proses pengolahannya ada dalam satu komplek Radjea Coffee, pengunjung bisa menyaksikan petani mengantar buah kopi petik merahnya saat pulang dari kebun, proses penjemuran dan proses selanjutnya hingga menjadi segelas kopi.

"Konsep kita memang seperti itu. Yakni pengunjung bisa melihat secara langsung proses pembuatannya," tutup Herlina. (*)

Baca juga: Buah Perjuangan Petani Kopi Kerinci Menembus Pasar Eropa

Baca juga: VIDEO Kopi Kerinci Akan Kembali Diekspor ke Belgia

Baca juga: WIKIJAMBI Modifikasi Unik, Kini Parfum dari Kopi Kerinci Telah Tersebar ke Seluruh Indonesia

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved