Wikijambi

WIKIJAMBI Modifikasi Unik, Kini Parfum dari Kopi Kerinci Telah Tersebar ke Seluruh Indonesia

Usaha produk parfum yang diberi nama ‘Parfum Kopi Kerinci’ kini telah tersebar ke seluruh Indonesia. Hasilnya jauh lebih besar

WIKIJAMBI Modifikasi Unik, Kini Parfum dari Kopi Kerinci Telah Tersebar ke Seluruh Indonesia
Istimewa
Ilustrasi. WIKIJAMBI Modifikasi Unik, Kini Parfum dari Kopi Kerinci Telah Tersebar ke Seluruh Indonesia 

Modifikasi Biji Kopi Seunik Mungkin

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Berkat pengalaman kerja di bidang eksportir rempah-rempah, Gunaryadi kemas hasil kebun kopinya. Biji kopi yang biasa hanya dijadikan bahan minuman, kini dijualnya dalam bentuk parfum.

Usaha produk parfum yang diberi nama ‘Parfum Kopi Kerinci’ kini telah tersebar ke seluruh Indonesia. Hasilnya jauh lebih besar jika hanya menjual biji kopinya saja.

Ditemui di kediamannya di Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Gunaryadi menceritakan bahwa usahanya ini mulai dirintis sejak 2018 lalu. Berawal dari dirinya melihat kencendrungan harga kopi Robusta yang tetap di level Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu.

“Saya punya kebun kopi sekitar 20 hektare, selama ini saya garap dengan kerja sama dengan petani dengan sistem bagi hasil. Setelah saya hitung-hitung mulai dari mengarap lahan, panen hingga dijual, hasilnya tidak terlalu besar,” ungkap Gunaryadi.

Dari itu sebutnya, dirinya mulai memutar otak bagaimana cara agar bisa menjual biji kopi dengan harga berkali-kali lipat.

WIKIJAMBI Water Front City Makin Memesona, Wisata Pinggir Pantai Kuala Tungkal

Disebut Gegara Tak Melantik Kadis Dukcapil Internet Diputus Kemendagri, Bupati Kerinci Buka Suara

Update - 132 Meninggal Karena Virus Corona, 4.515 Terinfeksi, Jepang & Jerman Laporkan Penularan

Timbul idenya untuk memodifikasi dan membuat seunik mungkin hasil kebun kopinya tersebut.

“Kebetulan saya pernah berkerja di perusahaan Amerika untuk eksportir rempah-rempah organik. Di situ saya punya sedikit pengalaman tentang bagaimana mengolah rempah-rempah menjadi sesuatu yang unik,” jelasnya.

Pada 2018 itu juga dirinya mulai melakukan uji coba mengolah biji kopi untuk dijadikan parfum. Sebagai bahan parfum, terlebih dahulu biji kopi disortir, dicari yang benar-benar bagus.

Halaman
123
Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved