Breaking News:

Berita Kota Jambi

Nakes Polresta Jambi Ini Mengaku Deg-degan Saat Suntik Vaksin Pasien ODGJ

Jambi - Mira, nakes Polresta Jambi berbagi pengalaman saat menyuntik vaksin terhadap pasien ODGJ di Jambi.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Sebanyak 90 pasien ODGJ di Jambi Ikuti Vaksinasi Massal AKABRI 1996 Bharatasena di Lippo Plaza Talang Banjar, Jambi Timur, Kamis (23/9/2021) pagi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tenaga Kesehatan (Nakes) berbagi pengalaman saat melakukan vaksinasi terhadap pasien orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di Jambi.

Hal tersebut terlihat saat proses vaksinasi masal yang digelar oleh AKABRI 1996 Bharatasena, di Basement Mal Lippo Plaza, Talang Banjar, Jambi Timur, Kamis (23/9/2021) pagi.

Meski tidak ada perbedaan yang mencolok dengan masyarakat pada umumnya, namun, para nakes ini mengaku lebih sedikit tegang dan gugup saat berhadapan dengan para pasien.

Seperti pengakuan Mira, Nakes dari Polresta Jambi, yang terlibat dalam proses vaksinasi tersebut.

"Untuk kendalanya tidak ada sih, tetapi memang lebih tegang degdegan dan sempat mikir bakalan berontak," kata Mira, usai menyuntik pasien, Kamis (23/9/2021) pagi.

Mira mengaku hanya kesulitan dalam berkomunikasi dengan pasien, saat mengarahkan pasien sebelum menyuntikkan vaksin.

Katanya, ini menjadi pengalaman pertamanya menyuntik vaksin pasien ODGJ.

"Sampai sejauh ini aman, dan ini pengalaman pertama saya menyuntik vaksin ODGJ," bilangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 90 pasien orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dari Panti UPTD PSBA Harapan Mulia Dinas Sosdukcapil Provinsi Jambi ikuti vaksinasi dan Baksos AKABRI 1996 Bharatasena, di Basement Mall Lippo Plaza, Talang Banjar, Jambi Timur, Kamis (23/9/2021) pagi.

Pantauan di lokasi, para pasien ODGJ ini datang ke lokasi vaksin dengan mengenakan seragam warna orange.

Sepintas, tidak ada yang berbeda dari pasien ODGJ ini, saat duduk dan mengantre di kursi, sebelum masuk keruang scrining, untuk selanjutnya divaksin.

Mereka duduk rapi, tanpa ada pengawasan berlebih dari pihak yayasan, selama proses vaksinasi berlangsung.

Aryani, satu diantara petugas Yayasan Harapan Mulia mengungkapkan, tidak ada cara khusus dalam menggerakkan para pasien untuk mengikuti penyuntikan vaksin dosis pertama tersebut.

Baca juga: Puluhan Pasien ODGJ di Jambi Ikuti Vaksinasi Massal AKABRI 1996 Bharatasena di Lippo Plaza

Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Anak Berkebutuhan Khusus Tak Luput dari Perhatian Pemerintah

Baca juga: Kapolda Jambi Tinjau Vaksinasi Merdeka Serentak 96 Titik di Indonesia di Universitas Nurdin Hamzah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved