Breaking News:

nasional

Puan Maharani Harap Presiden Jokowi Kirim Calon Panglima TNI Terbaik

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani berharap, Presiden Joko Widodo akan mengirim nama calon panglima TNI

Editor: Hendri Dunan
ist
Puan Maharani, Ketua DPR menerima Bintang Mahaputera dari Presiden Jokowi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani berharap, Presiden Joko Widodo akan mengirim nama calon panglima TNI yang terbaik bagi organisasi TNI dan rakyat kepada DPR.

Puan meminta publik sabar menunggu nama calon panglima TNI yang akan dikirimkan presiden kepada DPR.

Pemilihan panglima TNI, kata Puan, adalah hak prerogatif presiden. “Siapa pun nama calon panglima TNI yang akan dikirim Presiden, DPR berharap dia adalah yang terbaik bagi organisasi TNI dan rakyat, sehingga TNI sebagai alat pertahanan negara bisa melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia,” kata Puan dalam siaran pers, Senin (20/9).

Baca juga: Nasib Ganjar Pranowo Bersaing dengan Puan Maharani di PDIP, Jokowi Mania Bereaksi

Menurut Puan, saat ini ada sejumlah tantangan dan kondisi yang memerlukan peran besar TNI, antara lain penanganan Covid-19 dan pengendalian kemanan di Papua. "Kita berharap panglima ke depan melaksanakan kebijakan pertahanan negara untuk mengatasai persoalan-persoalan tersebut,” kata Puan.

Politikus PDI-P itu yakin, surat presiden (surpres) terkait calon panglima TNI akan dikirim ke DPR dalam waktu dekat mengingat DPR akan memasuki masa reses pada 7 Oktober 2021 mendatang.

Sesuai ketentuan undang-undang, menurut dia, DPR akan menyampaikan persetujuan paling lambat 20 hari setelah surpres diterima.

Baca juga: Reaksi Puan Maharani Soal 4 Prajurit TNI Gugur di Papua Barat, Bagaimana Nasib PON?

Baca juga: Muncul Baliho Puan Maharani di Jambi, Edi Purwanto: Kami Tidak Urus Pilpres

Ia mengatakan, sikap DPR dalam persetujuan calon panglima TNI nantinya akan didasarkan pada kepentingan organisasi TNI dan kepentingan rakyat secara luas. "Bukan didasarkan kepentingan politik sempit, karena politik TNI adalah politik negara," kata Puan.

Sementara itu, pihak Istana juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo masih mencari sosok terbaik untuk mengisi pos Panglima TNI menggantikan Hadi. Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini, Senin (13/9/2021). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada November 2021. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved