Breaking News:

Berita Kriminal Jambi

Jangan Jadi Korban Pinjaman Online, Ini Pesan Cyber Crime Polda Jambi

Cyber Crime Polda Jambi, imbau masyarakat untuk tidak percaya pada pinjaman online yang tidak resmi terdaftar di OJK.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Kontan/Muradi
ilustrasi fintech 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Cyber Crime Polda Jambi, imbau masyarakat untuk tidak percaya pada Fintech yang tidak resmi terdaftar di Otoritas Jaksa Keuangan (OJK), sebagai tempat untuk melakukan peminjaman secara online.

Hal tersebut, merupakan upaya untuk meminimalisir terjadinya penipuan, atau menjadi korban penipuan pinjaman online.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit V, Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Wahyu Bram.

Dia meminta, agar masyarakat memastikan untuk melakukan pinjaman ke Fintech yang terdaftar di OJK, sehingga, jika ada aksi penipuan, pihak Fintech lebih gampang dimintai pertanggung jawaban.

"pastikan meminjam ke Fintech yang terdaftar di OJK, karena jika kejadian ini berulang, pihak Fintrch mudah untuk dimintai pertanggung jawaban," kata Bram, Minggu (19/9/2021).

Ia mengaku, pihaknya akan berupaya untuk mengungkap kasus yang bersangkutan dengan pinjaman online tersebut

"Polda Jambi pasti berupaya untuk mengungkap kasus tersebut, namun upaya untuk memintai pertanggung jawaban Fintech liar tentunya akan lebih berat daripada Fintech yang terdaftar," bilangnya.

Seperti diberitakan sebelumnta, nasib nahas dialami Haryandi (39), warga RT 06, Pematang Sulur, Telanaipura, seorang pedagang martabak manis di Kota Jambi.

Ia menjadi korban penipuan aplikasi berbasis online bernama Grabmerchant, hingga mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Data pribadi Haryandi, disalahgunakan oleh seseorang yang mengaku dari aplikasi Grab, sebagai alat untuk pinjaman online hingga Rp 9 juta.

Kejadian tersebut berawal pada Kamis 17 September 2021 lalu. Saat itu, Haryandi ditelpon oleh seseorang yang mengaku dari aplikasi Grabmerchant.

Haryandi mengaku, pelaku menawarkan agar otlet martabaknya didaftarkan di Grabmerchant dan Ovomerchant.

Baca juga: Data Penjual Martabak di Jambi Dicuri, Rekening Dijebol dan Diteror Belasan Pinjaman Online

Baca juga: Cara Membuat Watermark pada Foto atau Scan KTP Agar Tidak Disalahgunakan ke Pinjaman Online

Baca juga: Diduga Terlilit Pinjaman Online, Pria di Bojonegoro Tinggalkan Wasiat Rincian Utang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved