Breaking News:

56 Pegawai KPK Tak Lulus TWK Dipecat, Direktur Nonaktif Lakukan Perlawanan

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi mengumumkan akan memecat 56 pegawai nonaktif tak lulus asesmen

Editor: Nani Rachmaini
tribunnews
Ini Bentuk Perlawanan Direktur Nonaktif KPK di Surat Pemecatannya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi mengumumkan akan memecat 56 pegawai nonaktif tak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) pada 30 September 2021.

Salah satu petinggi di KPK yang terdampak yaitu Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi nonaktif KPK Giri Suprapdiono mengaku sudah menerima surat pemecatan.

Surat tersebut ia unggah dalam akun Twitter miliknya @girisuprapdiono pada Jumat (17/9/2021) pukul 13.29 WIB.

Surat Keputusan (SK) Nomor 1327 Tahun 2021 tertanggal 15 September 2021 itu juga sudah Giri tandatangani.

Dalam surat tersebut, Giri membubuhi keterangan tambahan terkait keputusan Firli Bahuri Cs memecat dirinya dan puluhan pegawai KPK imbas TWK dalam rangka alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Tanda terima ini bukan sebagai bentuk penerimaan saya untuk dipecat, tetapi sebagai alat perlawanan saya melawan kedzaliman," tulis Giri menyertai unggahannya seperti dikutip pada Sabtu (18/9/2021).

Tribunnews.com sudah mendapatkan izin dari Giri Suprapdiono untuk mengutip cuitannya tersebut.

Cuitan Giri terkait surat pemecatan terpantau hingga saat berita ini ditulis sudah mendapat 3.183 retweets, 169 quote tweets, dan 13.000 likes.

Mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah jadi salah satu orang yang membalas cuitan Giri, dengan menuliskan "tetap berjuang dan jangan lupa ngopi."

Sebelumnya, pimpinan KPK bersikap 'keras' dalam polemik TWK para pegawai KPK.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved