Breaking News:

Berita Batanghari

Motif Batik Khas Batanghari Akan Muncul, Zulva Fadhil: ASN Harus Pakai Batik Ini

Lomba desain motif dan literasi batik khas Batanghari digelar di Gedung Pemuda Muara Bulian, Kamis (16/9/2021).

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Istri Bupati Batanghari, Zulva Fadhil saat sedang berbincang bersama peserta lomba desian motif dan literasi batik khas Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Istri Bupati Batanghari Zulva Fadhil mengatakan enam terbaik dari lomba desain motif dan literasi batik khas Batanghari bisa menjadi seragam setiap kamis bagi ASN dan non ASN di lingkup Pemkab Batanghari.

Lomba desain motif dan literasi batik khas Batanghari digelar di Gedung Pemuda Muara Bulian, Kamis (16/9/2021).

Peserta yang masuk grandfinal diikuti dari umum 20 orang dan pelajar 10 orang peserta.

“Kita menyerahkan kepada peserta untuk desain sendiri, inovasi sendiri tapi harus ada khasnya Batanghari,” kata Zulva Fadhil selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Batanghari.

Istri orang nomor satu di Batanghari ini mengatakan intinya panitia memberikan keleluasan kepada peserta. Namun ada filosofinya dari yang mereka desain. Jadi ada kaitan antara desain dan filosofi.

“Tidak bisa gambar saja tanpa filosofi kita minta mereka memahami apa yang dia gambarkan dalam desain ini,” kata Zulva yang juga sebagai Ketua PKK Kabupaten Batanghari.

Zulva mengatakan dari enam terbaik dari peserta akan dipatenkan motifnya ke Kemenkumham sebagai hak atas kekayaan intelektual Kabupaten Batanghari dalam motif batik.

“Saya sudah sampaikan ke Bapak Bupati bahwa dari enam terbaik itu akan dijadikan seragam setiap kamis bagi PNS dan Non PNS di lingkup Pemkab Batanghari,” ucapnya.

Sehingga bisa memacu terus untuk berkreasi tidak hanya dalam lomba ini saja. Tapi nantinya dipakai oleh warga Batanghari khusunya PNS dan non PNS setiap Kamis.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sangat antusias, awalnya belum banyak yang mendaftar, ketika diinformasikan ke media sosial dan disosialisasikan makin lama makin banyak.

“Awalnya peserta umum berjumlah 130 orang kita susutkan menjadi 20 peserta dan pelajar berjumlah 50 peserta kita susutkan menjadi 10 peserta dari pelajar,” katanya.

Juri dalam perlombaan yang diadakan Pemkab Batanghari ini ada lima orang satu diantaranya Kepala Museum Negeri Jambi, perwakilan Diskoperindag Provinsi Jambi, Ketua Dekranasda, Zulva Fadhil, Wakil Ketua Dekranasda dan Mariana dari pengrajin Batanghari.

Baca juga: Ratusan Pelaku UMKM Terima Dana Stimulan Rp 1,2 Juta dari Pemkab Batanghari

Baca juga: Batanghari Masih Kurang Cawas, Disdikbud Sebut Banyak Guru yang Belum Berkualifikasi

Baca juga: Batanghari Terpilih Menjadi Penyelenggara Program Sekolah Penggerak, Kadisdik Sebut Agak Berat

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved