Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kapolda dan Wakil Gubernur Jambi Launching Asap Digital Nasional Secara Virtual

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rahmad Wibowo melaunching Asap Digital Nasional secara virtual di aula lantai 4 Mapolda Jambi, Rabu (15/9/21).

Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Kapolda Jambi dan Wakil Gubernur Jambi dalam acara launching Asap Digital Nasional secara virtual di aula lantai 4 Mapolda Jambi, Rabu (15/9/21). 

TRIBUNJAMBI.COM  - Kapolda Jambi Irjen Pol A Rahmad Wibowo S.IK dan Wakil Gubernur Jambi Drs Abdullan Sani M.Pdi. serta Forkopimda Jambi mengikuti Launcing Asap Digital Nasional secara virtual di aula lantai 4 Mapolda Jambi, Rabu (15/9/21).

Selain Kapolda dan Wakil Gubernur Jambi turut hadir Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto SH Msi, Danrem 042/Gapu Jambi Brigen Zulkifki SIP,  MM, Kajati diwakiki Aspidum Gloria Sunuhaji SH, Pengadilan Tinggi Jambi diwakili Bambang Pujianto SH.,  Kadis Kehutanan Provinsi Jambi A Bastari,  Kadis Perkebunan Provinsi Jambi Agusrizal, Ka BPBD Provinsi Jambi Bahyuni Deliansyah, Ka Basarnas Provinsi Jambi Abdul Malik, GM Telkom M Zaidan Jauhari, Korwil Manggala Agni Rendi,  PT EWF Herianto dan Frenfy Haryanto, PT Wira Tou, Ginting dan Pejabat Utama Polda Jambi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara secara virtual itu secara resmi melaunching atau meluncurkan Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian (ASAP) Digital Nasional, untuk mempercepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Sigit mengungkapkan, ASAP digital nasional ini nantinya bakal berintegrasi dengan aplikasi penanganan karhutla, yang dimiliki oleh Kementerian-Lembaga (K/L), BUMN dan Polda Jajaran. Sehingga, kata Sigit, hal itu dapat mempercepat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Baru saja kami sama-sama melaksanakan launching aplikasi ASAP digital nasional. Dimana sebenarnya aplikasi ini menggabungkan seluruh potensi yang ada di kementerian-kementerian, di BUMN untuk kami satukan menjadi satu sistem pengawasan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla secara lebih cepat," kata Sigit dalam jumpa pers di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Diketahui, selama 2021 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia seluas 105.791 Ha dengan titik api sebanyak 800 titik. 

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan perhatian khusus terhadap dampak dari kerusakan yang disebabkan oleh karhutla tersebut. 

Dengan adanya aplikasi ini, mantan Kapolda Banten tersebut berharap, bisa mengetahui dan melihat secara cepat atau real time terhadap titik api. Menurut Sigit, dengan begitu pencegahan dan penanganan dapat segera dilakukan oleh petugas, untuk segera melakukan pemadaman. 

"Kami langsung teruskan kepada anggota terdekat yang kemudian bisa melakukan pergerakan secara cepat untuk datang ke titik tersebut untuk melakukan pemadaman," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Kapolda Jambi, Wakil Gubernur Jambi bersama Forkopimda launching Asap Digital Nasional secara virtual di aula lantai 4 Mapolda Jambi, Rabu (15/9/21).
Kapolda Jambi, Wakil Gubernur Jambi bersama Forkopimda launching Asap Digital Nasional secara virtual di aula lantai 4 Mapolda Jambi, Rabu (15/9/21). (istimewa)

Selain mempercepat penanganan dan pencegahan karhutla, Sigit menyebut, aplikasi ASAP ini juga untuk mempermudah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. 

Di sisi lain, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait yang ikut membantu terkait dengan pembentukan aplikasi ASAP digital nasional ini. 

"Harapan kami tentunya dengan adanya aplikasi yang baru kami launching, maka upaya kami untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan bisa kami lakukan secara cepat. Kedua tentunya dengan aplikasi ini kami juga bisa melakukan langkah-langkah lanjut untuk laksanakan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku yang tertangkap oleh aplikasi ini untuk bisa kami proses lanjut. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang tergabung bisa memperkuat upaya kami melakukan pencegahan terhadap kebakaran hutan," papar Sigit.

ASAP Digital Nasional menyempurnakan dan mengintegrasikan berbagai aplikasi yang telah ada sebelumnya di beberapa daerah antara lain Lembuswana Kalimantan Timur, Hanyakeun Musuh Kalimantan Tengah, Bekantan Kalimantan Selatan, Lancang Kuning Riau, Sumatera Utara, dan Kalimantan Utara, Songket Sumatera Selatan, ASAP Digital Jambi, Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Satelit LAPAN.

Teknologi ASAP digital nasional tahap pertama sudah terpasang 28 titik CCTV di 10 Polda rawan karhutla yaitu Polda Jambi, Sumsel, Polda Aceh, Polda Sumut, Polda Riau, Polda Polda Kalsel, Polda Kalteng, Polda Kalbar, Polda Kaltim dan Polda Kaltara.

Sedangkan untuk tahap kedua pada bulan Desember 2021, rencananya akan dipasang kembali 40 titik CCTV pada 10 Polda yang sudah terpasang CCTV sebelumnya ditambah dengan 3 Polda rawan karhutla lainnya yaitu Polda Kepri, Polda Sultra, dan Polda Papua.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved