Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Advertorial

Data Akurat Kunci Perlindungan, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kepesertaan Nelayan Kecil

Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan kecil terus diperkuat. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Jaminan Sosial

Tayang:
Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
Data Akurat Kunci Perlindungan, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kepesertaan Nelayan Kecil 

TRIBUNJAMBI.COM - Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan kecil terus diperkuat. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar pada Selasa, 7 April 2026, di Kantor Camat Tungkal Ilir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tungkal Ilir, Kepala Dinas Perikanan yang diwakili oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap, para lurah, serta kepala desa di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir. Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan validasi data nelayan kecil yang akan menjadi calon peserta program BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam forum tersebut, dibahas secara teknis mekanisme pendataan dan verifikasi yang akan dilakukan oleh pemerintah kelurahan dan desa. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa data yang dihimpun benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal seperti nelayan kecil. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial, termasuk manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa peserta yang nantinya terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan benar-benar berasal dari kalangan nelayan kecil, sehingga program dapat tepat sasaran dan memberikan perlindungan maksimal bagi kelompok pekerja yang rentan terhadap risiko kerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, menegaskan bahwa validitas data menjadi kunci utama dalam keberhasilan program perlindungan sosial ini. “Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh calon peserta yang didaftarkan benar-benar merupakan nelayan kecil yang membutuhkan perlindungan. Dengan data yang valid dan terverifikasi, maka program ini akan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal,” ujar Hendra.

Ia juga menambahkan bahwa nelayan kecil merupakan salah satu kelompok pekerja yang memiliki risiko kerja cukup tinggi, sehingga sangat membutuhkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. “Pekerjaan sebagai nelayan memiliki tingkat risiko yang tinggi, baik dari faktor cuaca, kecelakaan kerja, hingga ketidakpastian pendapatan. Oleh karena itu, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi penting untuk memberikan rasa aman dan perlindungan bagi mereka dan keluarganya,” tambahnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan program ini dapat menjangkau lebih banyak nelayan kecil di Kecamatan Tungkal Ilir. Dengan demikian, para nelayan tidak hanya terlindungi secara ekonomi, tetapi juga dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif. (*)

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM 

Baca juga: Lowongan Kerja di Jambi 7 April 2026, Ada Siloam hingga XL Smart Mulai dari Tamatan SMA

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved