Breaking News:

Editorial

Pembebasan Lahan untuk Keberlanjutan Pelabuhan Ujung Jabung

SEMPAT dikabarkan ditunda penganggarannya karena fokus penanganan Covid-19, kali ini informasi percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung datang

Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI/ALDINO
Alat berat di Proyek pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur 

SEMPAT dikabarkan ditunda penganggarannya karena fokus penanganan Covid-19, kali ini informasi percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung datang dari Pemerintah Provinsi Jambi sendiri.

Informasi itu disampakan Sekda Provinsi Jambi, Sudirman bahwa Pemprov Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp19 miliar pada APBDP tahun ini ditambah APBD 2022 mendatang.

Sebanyak Rp9 miliar digelontorkan melalui APBD-P 2021, sisanya Rp10 miliar dicairkan di awal 2022.

Diharapkan melalui dua kali penganggaran tersebut, pertengahan 2022 mendatang pembebasan lahan tersebut sudah dapat diselesaikan.

Syarat pembebasan lahan itu pun sudah dikemukan pemerintah pusat sebelumnya agar dapat dianggarkan pembangunanya pada Anggaran Pendapatan Belanja Negera (APBN).

Tarik ulur pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung sudah berlangsung cukup lama, namun baru tahun kemarin dikabarkan menjadi pembangunan yang diprioritaskan.

Program dan tekad dari kepala daerah beserta stakeholder menjadi penentu keberlanjutannya.

Syukurnya Gubernur Jambi saat ini kembali mendorong percepatan Pembangunan Ujung Jabung, bahkan tertera sebagai program pertama prioritas.

Tidak salah pembangunan pelabuhan ini menjadi prioritas karena sangat berefek pada perekonomian terutama kelancaran arus keluar masuk dari dan ke Provinsi Jambi.

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris akan ke Jakarta Dalam Waktu Dekat, Bahas Pelabuhan Ujung Jabung

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Resmi Lantik Mashuri Sebagai Bupati Merangin

Gubernur Jambi Al Haris pun terus berupaya bertemu dengan kementerian untuk menggaet anggaran dari APBN guna kelanjutan Ujung Jabung.

Disebutkan Sudirman, Gubernur Jambi telah bertemu dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dan Menteri Bappenas RI.

Untuk saat ini Gubernur Jambi tengah mengusahakan untuk membangun jalan yang menghubunkan ke Pelabuhan Ujung Jabung tersebut, seperti membangun jembatan di Sungai Rambut.

Jika jembatan tersebut telah terhubung, maka realisasi percepatan pembangunan Ujung Jabung bisa terlaksana.

Baca juga: Kondisi Terkini Pembebasan Lahan Akses Jalan Menuju Ujung Jabung Tersisa 20 Kilometer

Dengan terealisasinya pelabuhan yang dapat disandari kapal-kapal besar, tentu arus keluar masuk barang lokal maupun internasional makin lancar.

Sekaligus memotong banyaknya jalur yang menghambat efektivitas baik waktu maupun pembiayaan.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved