Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Terduga Teroris di Petamburan Ternyata Anggota Organisasi Terlarang, Densus 88 Tangkap 3 Orang

Terduga Teroris yang ditangkap Densus 88 di Petamburan ternyata pengurus organisasi terlarang Jemaah Islamiah (JI).

Editor: Teguh Suprayitno
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi tim Densus 88 Antiteror Polri. 

Terduga Teroris di Petamburan Ternyata Anggota Organisasi Terlarang, Tiga Orang Ditangkap Densus 88

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA- Terduga teroris berinisial MEK yang ditangkap Densus 88 di Petamburan, Jakarta ternyata pengurus organisasi terlarang Jemaah Islamiah (JI).

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Pol Aswin Siregar menegaskan MEK masuk dalam struktur pengurus JI pada 2011 lalu sebagai staff Qodimah Barat.

"Terduga MEK ditangkap di kawasan Grogol, Petamburan, Jakarta, diketahui MEK terlibat dalam JI sebagai staff Qodimah Barat pada tahun 2011 yang bertugas untuk mengurus personal dan non struktural organisasi," jelas Aswin, seperti dikutip dari KompasTV, Minggu (12/9/2021).

Selain itu, MEK juga dikenal aktif sebagai pengurus Perisai Nusantara Esa yang merupakan sayap organisasi Jemaah Islamiah bidang advokasi.

"MEK juga merupakan ketua Pengurus Perisai Nusantara Esa Tahun 2017 dan ketua Pembina Perisai tahun 2020, sayap organisasi Jamaah Islamiyah dalam bidang advokasi," kata Aswin.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI) pada Jumat (10/9/2021).

Dari ketiga terduga teroris tersebut, dua di antaranya ditangkap di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat masing-masing berinisial MEK, S, T atau AR, dan SH.

S ditangkap di Jalan Bangau IX, RT 3 RW 23, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Menurut Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, T alias AR tercatat berdomisili di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, terduga teroris T alias AR selama ini cukup dikenal di kampung halamannya lantaran berprofesi sebagai guru agama.

Sedangkan teroris inisial S merupakan pegawai BUMN dan pernah menjabat sebagai ketua RT diwilayahnya.

Baca juga: Kubu Moeldoko dan AHY Saling Serang Usai Partai Demokrat Ulang Tahun, Yasonna Laoly Ikut Keseret

Baca juga: Kata Anies Baswedan Setelah Video Dirinya Jatuh ke Dalam Got Viral di Medsos

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved