Ketua DPW Partai Ummat, Mahili Sebut Tidak Pakai Tokoh Sentral Untuk Besarkan Nama

Saat ini, Partai Ummat katanya dalam proses penerimaan anggota untuk persiapan verifikasi Parpol 2022. Penerimaan ini juga untuk penerimaan calon

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Tommy Kurniawan
ist
M. Mahili, Ketua DPW Partai Ummat Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM - Partai Ummat yang merupakan partai dengan lambang bintang dan merupakan partai besutan dari Ex Politikus Partai Amanat Nasional yaitu Amien Rais, di Provinsi Jambi telah terbentuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jambi.

Diketahui M. Mahili, adalah Ketua DPW Partai Ummat Provinsi Jambi.

Terkait dengan soal ketokohan, di mana sejumlah partai politik mulai bergeliat dengan menampilkan tokoh-tokoh partai atau bahkan pimpinan partai dengan ketokohan.

Mahili menyebut bahwa konsep ketokohan di Partai Ummat ini berbeda dengan partai politik lainnya. Jika di sejumlah partai memunculkan tokoh politik sentral, Partai Ummat mengaku mentokohkan semua pengurus.

"Kita promosikan semua kader kita menjadi tokoh. Tokoh di level masing-masing, kita tidak mau lagi ada tokoh sentral," katanya.

Mahili memandang bahwa adanya tokoh sentral dalam suatu partai itu sebetulnya akan membahayakan partai itu sendiri. Ia menyebut bahwa akan bahaya ketika tokoh tersebut di kemudian hari pindah atau hal lainnya yang tidak lagi dalam pengurusan Partai.

Baca juga: Kota Jambi Masih PPKM Level 4, Sepekan Ada 9 Kematian Disertai Covid-19

Baca juga: Dua Bulan Jadi DPO Kasus PETI di Merangin, ZF Hilang Bak Ditelan Bumi

Baca juga: UMKM Jambi: Kini Batik Alfath Menjadi Rujukan Pecinta Batik, Suami Sempat Berhenti Kerja

"Kenapa berbahaya, kalo tiba-tiba tokoh sentral itu tidak ada maka partai itu redup. Sulit untuk survive ketika tokoh sentral itu tidak ada," sebutnya.

Memikirkan hal tersebut, maka Mahili memandang bahwa setiap pengurus, kader bahkan hingga ketua ranting, itu lah yang menjadi tokoh dengan membawa nama Partai Ummat. Sehingga dengan ketokohan pada masing-masing orang ini yang akan membuat partai menjadi besar.

"Jadi semua pengurus, semua kader hingga ketua ranting menjadi tokoh di levelnya masing-masing. Ketokohan yang ada ini kita harapkan membawa nama Partai Ummat lebih besar. Jadi ketokohan ini tidak hanya besar satu orang," katanya.

Saat ini, Partai Ummat katanya dalam proses penerimaan anggota untuk persiapan verifikasi Parpol 2022. Penerimaan ini juga untuk penerimaan calon pengurus untuk melengkapi kepengurusan yang ada di Partai Ummat.

"Ini untuk melengkapi strukur organisasi sampai ke bawah. Kalo selesai di November artinya Desember itu untuk ikuti proses verifikasi Parpol kita tidak susah lagi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved