Breaking News:

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Allah Bisa Memakai yang Kecil dalam Karya-Nya

Bacaan ayat: Mikha 5:1 (TB) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang

Editor: Suci Rahayu PK
Istimewa
Ilustrasi yesus 

Allah Bisa Memakai yang Kecil dalam Karya-Nya

Bacaan ayat: Mikha 5:1 (TB) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Sudah menjadi biasa bagi kita untuk melekatkan kata 'maha' bagi Tuhan untuk memperlihatkan bahwa Tuhan itu besar dan mulia. Kata 'maha' berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti 'sangat', 'besar' atau 'mulia'.

Kebiasaan kita menempatkan kata maha, disandingkan dengan kata sifat yang lain, ingin memperlihatkan bahwa kita mengakui bahwa Tuhan mempunyai sifat yang lebih dari pada manusia, Maha Kuasa, misalnya.

Dua kata tersebut hendak memposisikan Tuhan sebagai pemilik kekuasan yang melebihi siapapun.

Kuasa-Nya mutlak atas kehidupan dan tidak ada kuasa lain yang berada diatas kuasa-Nya.

Maha Besar, hendak mengimajinasikan bahwa Tuhan itu besar melampaui segala-galanya. Tidak ada wadah apapun yang dapat memuat besarnya Tuhan.

Atau Maha Adil, hendak mengajak kita berfikir bahwa keadilan Tuhan itu pasti benar dan adil; meskipun banyak orang protes ketika rasa keadilannya tidak terpenuhi.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Tuhan Sebagai Guru Terbaik dalam Sejarah

Kebiasaan kita berfikir tentang Tuhan sebagai yang 'Maha', membuat kita mengabaikan hal-hal kecil disekitar kehidupan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved