Breaking News:

Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka, Disdik Kerinci Lakukan Evaluasi Setiap Minggu

Dinas Pendidikan setiap minggunya akan melakukan evaluasi terkait penerapan PTM dan yang paling penting setiap sekolah harus menerapkan protokol

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci, diminta mengawasi, memantau dan memonitoring pelaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka.

Hal tersebut disampaikan Kadis Pendidikan Kabupaten Kerinci, H. Murison.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama seluruh stakeholder di jajaran Dinas Pendidikan dan merujuk surat edaran dari Kemendikbud bahwa daerah level 3 boleh melakukan pembelajaran tatap muka.

"Dari Senin 30 Agustus kemarin seluruh sekolah mulai dari tingkat TK, SD dan SMP yang ada di Kabupaten Kerinci kita laksanakan Kegiatan Belajar Mengajar secara tatap muka," ujarnya.

Ditambahkan Murison, Dinas Pendidikan setiap minggunya akan melakukan evaluasi terkait penerapan PTM dan yang paling penting setiap sekolah harus menerapkan protokol kesehatan.

Terkait SOP saat PTM Dinas Pendidikan telah menyampaikan ke Sekolah-sekolah.

Baca juga: Resmob Polda Jambi dan Polresta Jambi Tangkap 4 Orang Diduga Kelompok Geng Motor

Baca juga: Masnah Busro Bakal Berlakukan Sertifikat Vaksin Sebagai Syarat Adakan Kegiatan Keramaian

Baca juga: Antusias Warga Kota Jambi untuk Vaksin Terus Meningkat, Ini Datanya

"Kita minta kepada para pengawas dan Korwil untuk memantau dan memonitoring pelaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka, serta harus secara rutin melaporkan situasi yang ada dilapangan atau di sekolah binaan masing-masing," ucapnya.

Selain itu, Kadis Pendidikan minta Kepada sekolah harus memperhatikan SOP untuk PTM terutama kapasitas kelas harus dibatasi sesuai dengan ukuran kelas itu sendiri, jarak antara meja siswa, jam belajar juga dikurangi untuk SD satu jam pelajaran 25 menit, SMP 30 menit dan istirahat cukup satu kali.

"Sebelum masuk kelas, seluruh siswa harus memakai masker, dilakukan pengecekan suhu, mencuci tangan, dan menggunakan handsanitizer. Maka pihak sekolah diminta proaktif agar warga sekolah disiplin menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Namun, bila di desa terdapat warga terpapar covid-19, proses belajar mengajar tatap muka akan dievaluasi kembali.

"Kalau suatu wilayah atau desa di kabupaten Kerinci yang terpapar Covid-19 meningkat, maka Dinas Pendidikan akan kembali memberlakukan Pembelajaran secara daring didaerah tersebut," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved