Breaking News:

Kades di Sarolangun Jambi Ini Terancam Pemberhentian Sementara Gegara Korupsi!

Lanjutnya, kekosongan tersebut akan diisi oleh Sekretaris Desa (Sekdes). Sekdes tersebut secara otomatis akan menggantikannya selama 6 bulan ke depan.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
ist
Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sarolangun, Mulyadi 

TRIBUNJANBI.COM - Kasus dugaan korupsi yang melibatka Kades Lidung, Sarolangun, Jambi terus bergulir.

Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sarolangun, Mulyadi menyebutkan, pasca dilantik Kades Lidung ditetapkan sebagai tersangka, secara aturan maka Kades Lidung harus diberhentikan sementara.

"Saat ini kita sedang proses untuk pemberhentian sementara Kades Lidung tersebut. Mungkin minggu depan selesai," katanya, Jum'at (3/9/2021).

Lanjutnya, kekosongan tersebut akan diisi oleh Sekretaris Desa (Sekdes). Sekdes tersebut secara otomatis akan menggantikannya selama 6 bulan ke depan.

"Kemarin sempat mengacukan pra peradilan, namun ditolak. Jika pengadilan telah menetapkan vonis terhadap tersangka, maka selama 6 bulan ke depan sekdes yang mengisi roda pemerintah di desa tersebut. Dan melaksanakan PAW terkait calon kepala desa selanjutnya," jelasnya.

Baca juga: Wakil Walikota Jambi Maulana Launching Rehabilitasi Berbasis Masyarakat di 16 Kelurahan

Baca juga: Kemenparekraf Gelontorkan Stimulus Khusus BBI, Meningkatkan Daya Beli Produk Artisan

Baca juga: Sudah 140 Juta Dosis Vaksin Didistribusikan ke Daerah, Jika Kurang Bisa Realokasi

Pelantikannya, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Sehingga kades tersangka tersebut harus dilantik.

"Kalau pengajuan Prapid itu haknya untuk mengajukan prapid, kita sudah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan negeri. Dan hasil dari prapidnya sudah kita pegang," ujarnya.

Kemudian, pihaknya akan memberhentikan sementara Kades Lidung selama proses sidang sedang selesai. Jika terbukti bersalah, Kades Lidung akan diberhentikan.

"Kalau dia dibebaskan dan tidak bersalah, maka kita akan pulihkan seperti sebelumnya. Kita tunggu saja hasil pengadilan nanti," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved