Breaking News:

Pangdam Kasuari akan Investigasi Usai Pos Koramil Kisor Papua Barat Diserang Kelompok Bersenja

Panglima Kodam XVIII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Chantiasa mengatakan investigasi terkait penyerangan Pos Koramil Kisor di Papua Barat.

Tribun Bali/Aloisius H Manggol
Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa akan lakukan investigasi pasca-penyerangan Pos TNI di Papua Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, PAPUA - TNI masih melakukan investigasi terkait penyerangan Pos Koramil Kisor, Kabupaten Mybrat, Papua Barat, Kamis dini hari.

Panglima Kodam XVIII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan investigasi dilakukan untuk mengetahui pelakunya berasal dari kelompok mana.

"Nanti saya akan memberikan keterangan pers terkait insiden tersebut," ujar Pangdam XVIII Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa di Jayapura, Kamis (2/9/2021).

Diketahui Pos Koramil Kisor diserang kelompok bersenjata pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIT. 

Menurut Chantiasa, penyerang diperkirakan berjumlah 50 orang.

AKibat serangan itu empat prajurit TNI AD meninggal.

Akibat penyerangan tersebut, empat prajurit TNI AD dilaporkan meninggal akibat luka-luka yang di deritanya. 

Empat prajurit yang meninggal dalam insiden tersebut masing-masing: Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari dan Lettu CHB Dirman. 

Sementara, dua orang dilaporkan mengalami luka berat, yaitu: Sertu Juliano dan Pratu Ikbal.

Sebelumnya Lettu CHB Dirman yang menjabat Danramil Kisor dilaporkan hilang bersama Pratu Ikbal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved