Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Khazanah Islami

Bolehkah Membaca Niat Puasa Daud Pagi Hari? Begini Penjelasan Lengkap Puasa Nabi Daud

Berikut tentang niat Puasa Daud, Puasa Daud dan manfaat Puasa Nabi Daud selengkapnya di sini

Editor: Heri Prihartono

Nabi Daud AS sebagai seorang Rasul Allah yang memiliki amalan yakni berpuasa.

Suatu ketika Nabi Muhammad ditanya tentang puasanya Nabi Daud, kemudian beliau  menjawab, “Seperdua masa.”(sehari berpuasa dan sehari berbuka).

Puasanya Daud ini disunnahkan Nabi Muhammad bagi umat Muslim untuk dikerjakan Umat Muslim, karena di dalamnya adalah sebaik-baik puasa, yakni puasa yang paling dicintai Allah subhaanahu wa ta’ala

Puasa Daud diumpamakan oleh Nabi Muhammad ibarat puasa sepanjang tahun.

Nabi Daud menjalani puasa, yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka, dengan kualitas tinggi.

Nabi berpuasa agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Nabi Daud dikenal sebagai nabi dengan sifat maksum yang artinya terjaga dari kesalahan dan dosa.

Nabi Daud memberikan teladan yang baik.

Nabi Daud dalam perjalanannya tak lepas dari adanya ujian dan godaan.

Seperti dikisahkan Bey Arifin (1996), suatu hari Raja Daud memberangkatkan Panglima perang bernama Aria untuk berperang.

Ternyata terbersit dalam benak Nabi Daud AS untuk memiliki istri Aria yang sangat cantik jelita.

Padahal, Nabi Daud telah memiliki 99 orang istri.

Syariat di zaman Nabi Daud memang tak ada larangan beristri banyak, karena saat itu jumlah antara laki-laki dengan perempuan tak sebanding pasca pembantaian bayi laki-laki oleh Raja Fir’aun di Mesir di zaman Nabi Musa.

Allah SWT memberikan peringatan dengan mengirim dua malaikat yang menyamar seperti manusia kemudian masuk ke dalam biliknya untuk mengadukan permasalahan mereka.

Dua orang tadi berperkara tentang kepemilikian domba, yang seorang memiliki 99 domba. Seorang lagi hanya 1 ekor saja.

Karena kalah dalam berargumentasi, yang memiliki 1 ekor domba harus menyerahkan domba miliknya kepada temannya.

Kemudian terjadilah pengaduan itu kepada Nabi Daud.

Setelah ditegur Allah, Nabi Daud   mengakui kekhilafan dan kesalahannya.

Nabi Daud kemudian bertaubat kemudian menjalani puasa yang dikenal sampai sekarang yaitu Puasa Daud. (*/islampos.com)

KHAZANAH ISLAMI LAINNYA DI SINI

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved