Breaking News:

Berita Sarolangun

Pemkab Sarolangun Defisit, BPKAD Sebut Kemungkinan Ada Pergeseran Anggaran SKPD

BPKAD Sarolangun mengungkap APBD perubahan Sarolangun diperkirakan mengalami defisit. Kemungkinan ada pergeseran anggaran di dalam SKPD

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Emalia Sari Kepala BPKAD Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - BPKAD Sarolangun mengungkap, APBD perubahan (APBD-P) Sarolangun diperkirakan mengalami defisit.

Emalia Sari Kepala BPKAD Sarolangun, usai hearing di gedung DPRD Sarolangun bersama komisi II.

Ia menyebutkan berupaya sesuai dengan prosedur, namun hingga sampai saat ini penggodokan belum tuntas.

"Kemarin kami sudah membahas itu lagi, artinya bukan berarti kami tinggal diam. Tetao kami pikirkan bagaimana menyelesaikan tugas," ungkapnya, Rabu (1/9/2021).

Ia meyakini, bahwa pemerintah kabupaten Sarolangun tetap akan melaksanakan P APBD. Selain itu juga setelah melakukan hearing ke DPRD kabupaten Sarolangun, komit untuk melaksanakan hal tersebut.

"Karena kalau kita tidak melakukan P APBD kita tidak bisa memanfaatkan dan Silpa yang ada, atau kita banak melakukan perubahan - perubahan anggaran yang ada," ungkapnya.

Banyak faktor yang mempengaruhi lambannya, penyusunan APBD perubahan. Salah satunya BPKAD bilang, tak dapat tertutupi dengan dana Silpa.

"Jadi kalau kita akan melakukan menyusun perubahan APBD dengan belanja-belanja yang kita butuhkan itu memang akhirnya menjadi defisit," katanya.

Untuk itu, ia menambahkan pihaknya saat ini sedang mengupayakan hal tersebut.

Sementara itu, stok anggaran saat ini, Silpa yang ada hanya dapat mencukupi belanja murni. Terkecuali pemerintah mengeset anggaran yang ada dan tak menambah anggaran yang ada namun mengesernya.

"Kita berharap dengan saldo kas yang ada mencukupi untuk membayar," katanya.

Ia berharap, kerja sama dari pihak kepala SKPD di kabupaten Sarolangun agar dapat merasionalkan anggaran yang masih ada, dan berkemungkinan dapat dimanfaatkan. Artinya ada pergeseran - pergeseran anggaran.

Baca juga: Pemkab Sarolangun Alokasikan Rp 7,2 Miliar untuk Perbaikan Jalan Panti-Lubuk Resam

Baca juga: APBD Sarolangun 2022 Defisit 30 Persen, Cek Endra Sebut Fokus Infrastruktur dan Penanganan Covid

Baca juga: Defisit Anggaran, Bapedda Sarolangun Sebut APBD Perubahan Kemungkinan Tiadakan Kegiatan Fisik

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved