Breaking News:

Berita Sarolangun

Sejumlah Puskesmas di Sarolangun Tak Ajukan Anggaran Pencairan Insentif Nakes, Ini Sebabnya

Sejumlah Puskesmas di Sarolangun tak ajukan pencairan insentif nakes dikarenakan tak ada pasien Covid-19.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/rifani halim
Bambang Hermanto Kadis kesehatan Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sejumlah Puskesmas di Sarolangun tidak mengajukan pencarian insentif tenaga kesehatan penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun, Bambang Hermanto mengatakan, sejumlah Puskesmastersebut yakni, Puskesmas Batang Asai, Puskesmas Pulau Pandan, Puskesmas Mersip, Puskesmas Mandiangin.

"Ada beberapa rumah sakit yang memang tidak mengajukan, karena Januari hingga Juni Meraka tidak ada kasus Covid-19," katanya, Kamis (26/8/2021).

Lanjutnya, hal tersebut tentunya, membuat beberapa Puskesmastersebut tidak dapat mengklaim atau mencairkan dana insentif nakes.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun saat ini telah mencairkan insentif nakes bagi Puskesmasyang memang terdapat pasien Covid-19 di puskesmas tersebut.

"Alhamdulillah seluruh sudah dibayarkan sesuai hak mereka, yang terdiri dari insentif tenaga vaksinator, dari februari hingga Juli," ungkapnya.

Sedangkan insentif, nakes yang menangani Covid-19 sudah dibayarkan dari Januari hingga Juni. Dengan jumlah anggaran yang ditaksir mencapai Rp 2,4 miliar.

Baca juga: Insentif Nakes di Sarolangun Belum Juga Cair, Ini Kata BPKAD

Baca juga: Insentif Nakes RSUD Raden Mattaher Sudah Cair Lima Bulan, Tapi Masih Hutang

Baca juga: Kadinkes dan Dirut RSUD Bangko Kompak Tak Hadir Saat Dewan Bahas Insentif Nakes

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved